Minggu, 17/06/2012 15:06 WIB

Polisi Tangkap 2 Bandar Judi Bola di Tanjung Duren

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Perhelatan sepak bola masih jadi ladang bisnis perjudian. Polisi berhasil menangkap 2 orang yang menjadi sub agen judi bola Piala Eropa 2012 di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Budi Setiadi ini dilakukan kemarin (16/6) malam. Kedua orang yang ditangkap dinamakan sub agen karena masih ada bos besar di balik perjudian tersebut.

Dalam penangkapan ini, polisi berhasil menahan R (40) dan P (42) di Komplek Duta Mas, Tanjung Duren, yang menjadi wilayah judi bola oleh kedua tersangka.

"Saat kami gerebek, didalam rumah itu ada sekitar tujuh orang lagi rapat sedang merumuskan konsep perjudian. Namun, karena kami kekurangan anggota saat penggerebekan, maka yang tertangkap hanya dua orang," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Budi Setiadi, Minggu (17/6/2012).

Barang bukti yang berhasil disita polisi yakni uang tunai sebanyak Rp 4.341.000, satu lembar rekapan tagihan, dan tiga unit telepon seluler. Menurut hasil penyelidikan, pelaku sudah menjalankan bisnis ini selama satu tahun, dengan model yang serupa yakni judi bola.

"Karena kami tidak jaring semua, bisa saja omsetnya lebih dari barang bukti yang kami sita. Sebab, sekarang saat piala Eropa, judi bola sedang marak," tambah Budi.

Bekerja sebagai sub agen, R dan P mengaku jika hasil judi ini disetor ke bos besar mereka di sekitar kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam aksinya, kedua tersangka ini juga dibantu oleh 7 orang anak buah.

Budi mengklaim sudah memegang identitas sang bos besar, dengan inisial J. Bos besar ini kabur ketika penggrebekan dilakukan. Omset ditangan J mencapai ratusan juta rupiah. "Kami akan terus melakukan pengejaran, kepada bos besar tersebut," jelas Budi.

(fdn/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel