Minggu, 17/06/2012 13:49 WIB
Tim SAR Masih Cari 18 Penumpang KM Putri Ayu
Kapal tujuan Ambon ke Nambrole Kabupaten Buru Selatan, berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi Kota Ambon pada Sabtu (16/6) 22.00 WIT.
"Sekitar dua jam perjalanan kapal dihantam gelombang besar, sehingga menyebabkan mesin kapal mati dan badan kapal pecah sehingga kapal tenggelam," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (17/6/2012).
Kapal dengan bobot 73 ton ini membawa sembako dan bahan bangunan dengan penumpang lebih kurang 27 orang termasuk ABK.
Saat ini sebanyak 9 orang penumpang telah ditemukan selamat di Negeri Ureng Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah. Korban selamat adalah:
1. Harmin Wael (20 th), alamat Waitawa, PNS Dinas Perikanan, korban mengalami luka pada paha kanan akibat gigitan ikan,
2. Yusup Suakil (16 th), alamat waitawa, pelajar, korban mengalami luka pada tumit kaki kanan akibat gigitan ikan,
3. Firdaus Suakil (36 th), alamat Desa Waitawa
4. Arsad Bahta (26 th), alamat Waitawa,
5. Nawawi Laisouw (17 th), alamat Uren,
6. Hartono (23 th), pekerjaan wiraswasta, alamat Batu Merah.
7. Padli Sutrat (35 th), pekejaan tukang ojek, alamat Ahuru Desa Batu Merah,
8. Imin (28 th), pekerjaan tani, alamat Arbes,
9. Ima, (19 th), PNS, alamat Namrole Kecamatan Bainono.
Korban sementara ini dirawat di puskesmas Desa Negeri Lima. "Tim dokter sudah ke lokasi," kata Sutopo.
Hingga saat ini operasi SAR terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, BPBD, dan masyarakat.
(fdn/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Dicuri, Keselamatan Masyarakat Terancam
0 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
0 share this. -
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
0 share this. -
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 06:24 WIB
Truk Terguling di Tol Slipi, Lalin Arah Cawang Padat Merayap
-
Kamis, 23/05/2013 05:16 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 01:40 WIB
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 07:12 WIB
Tentara Inggris Dipenggal, PM Cameron: Ada Indikasi Kuat Teroris
-
Kamis, 23/05/2013 06:39 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Dicuri, Keselamatan Masyarakat Terancam
-
Kamis, 23/05/2013 06:24 WIB
Truk Terguling di Tol Slipi, Lalin Arah Cawang Padat Merayap
-
Kamis, 23/05/2013 05:16 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
-
Kamis, 23/05/2013 02:58 WIB
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
543 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 17:49 WIB
KPK Sita Alphard Milik Luthfi yang Parkir di Kantor DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 17:45 WIB
Harga Rumah Luthfi di Kebagusan Rp 2 M, Cicilannya Rp 300 juta
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
