detikcom
Sabtu, 16/06/2012 22:57 WIB

Sosialisasi Pilkada, KPU DKI Gelar Panggung Rakyat di Pulau Untung Jawa

Muhammad Iqbal - detikNews
Jakarta - Berada di luar daratan Provinsi DKI Jakarta, tak menjadikan Pulau Untung Jawa lepas dari target sosialisasi KPU DKI Jakarta. Di pulau yang menjadi bagian dari Kepulauan Seribu itu, KPU DKI menggelar Panggung Rakyat.

"Sosialisasi ini digelar sebagai bagian dari road show sosialisasi Pilgub DKI Jakarta. Kali ini sosialisasi pada tahapan persiapan kampanye dan pemungutan suara," ujar Ketua KPU Kelurahan Pulau Untung Jawa, Shidiq, saat ditemui di lokasi sosialisasi, di lapangan Pantai Pulau Untung Jawa, Jakarta, Sabtu, (16/6/2012).

Menurutnya, acara sosialisasi ini sebelumnya telah dilakukan juga di pulau lainnya di Kepulauan Seribu. Diantaranya Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Sebira.

"Acara digelar dengan format ini (panggung rakyat), karena beberapa masyarakat di pulau memang haus hiburan. Di samping bagaimana kita mengemas agar masyarakat mau hadir, sehingga ini menjadi daya tarik juga," Jelasnya.

Pantauan detikcom di lokasi, kegiatan sosialisasi yang dimulai pukul 21.30 WIB itu digelar dengan mendirikan panggung berukuran 6x4 meter yang menyajikan hiburan musik.

Sekitar 200 warga Pulau Untung Jawa hadir memadati lapangan di pinggir pantai Pulau Untung Jawa. Masa yang didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak itu tampak antusias mengikuti penampilan musik oleh beberapa artis lokal.

Dalam kesempatan itu juga KPU DKI membagikan beberapa leaflet. Diantaranya leflet bertuliskan "Ayo Nyoblos 11 Juli 2012" dan leaflet yang menampilkan daftar nama 6 pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta.

Satu lagi yang menjadi daya tarik dalam acara itu adalah kehadiran maskot Pilgub DKI Jakarta 2012. Maskot berupa burung garuda dengan kostum adat betawi itu menjadi minat anak-anak untuk berfoto dan melihat dari jarak dekat.


(mad/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel