detikcom
Sabtu, 16/06/2012 19:02 WIB

Kisah Faisal Basri dan Sopir Taksi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Menjadi cagub DKI Jakarta memberikan pengalaman baru bagi Faisal Basri. Dalam perjalanan menuju DKI 1 ada banyak kisah yang melekat di hati dan benaknya. Salah satunya adalah kisahnya dengan seorang sopir taksi.

"Saya kaget sekali saat turun dari taksi, tiba-tiba pak sopir tidak mau saya bayar," ujar Faisal dalam peluncuran buku bertajuk 'Faisal-Biem Bintang Independen' di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2012).

Sopir taksi itu tidak mau dibayar karena tahu Faisal adalah salah satu cagub yang akan berkontestasi dalam pilgub DKI Jakarta pada Juli mendatang. Atas yang dilakukan sopir taksi itu, Faisal pun merasa sangat terharu.

"Saya sangat terharu, saya akan kenang itu sepanjang hayat," sambung akademisi UI ini.

Demi sopir taksi dan warga Jakarta lainnya, Faisal berniat membenahi Jakarta jika terpilih sebagai Gubernur DKI. Dia akan berupaya keras menyingkirkan kemacetan dari Ibukota. Caranya antara lain dengan tidak membangun jalan layang di daerah pemukiman seperti di Jalan Antasari.

"Pusat kemacetan Bodetabek seharusnya ditambah bus TransJakarta yang ongkosnya lebih murah. Lalu kalau mau membangun yang murah nggak boleh menggusur yang kumuh dengan nantinya membangun apartemen, misalnya," terang Faisal.

Selain itu dalam membangun sistem transportasi kota, dia berjanji tidak akan mencampakkan yang sudah ada. "Sekarang banyak yang dicampakkan padahal seharusnya diberdayakan," ucap dia.


Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(vit/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000