Sabtu, 16/06/2012 18:05 WIB
Nafas Sesak, Diva Bayi Penderita Jantung Bocor Masuk ICU Lagi
Diva
"Diva tadi dipasangi lagi oksigennya. Tadi pagi nyesek, terus dibawa ke ICU lagi di ruang Kemuning," ujar ibu Diva, Asmara Dewi, kepada detikcom, Sabtu (16/6/2012).
Menurut Dewi, pada Jumat (15/6) anak keduanya itu memang tidak dipasang oksigen sejak Minggu (10/6) dan sudah berada di ruang perawatan. Diva juga sedang dicoba minum susu tidak menggunakan selang. Namun tiba-tiba Diva tersedak.
"Jadi dia kemarin tersedak susu, terus muntah, terus dimasukkan ke ICU di ruang Kemuning lagi," kata ibu rumah tangga ini.
Hingga kini, setelah masuk ICU, kondisi nafas Diva sudah stabil. Namun sepertinya harapan Dewi jika Diva pulang pada Senin (18/6/2012) kandas.
"Kayanya nggak bisa pulang Senin. Karena saya masih ngeri kalau pakai selang, apalagi di rumah. Saya pengennya Diva pulang sudah nggak pakai alat," ucap dia.
Dokter mendiagnosa penyakit Diva yakni tata letak paru-paru diafragma kanan lebih rendah dan jantung bocor. Akibatnya nafas Diva lebih cepat dari bayi seusianya. Diva lalu dirawat dengan bantuan selang nafas dan minuman dimasukkan dengan selang. Diva selama ini mendapat bantuan dari Jamkesda. Namun jatah Jamkesda Rp 100 juta sudah habis. Walikota Depok Nurmahmudi usai menengok Diva Jumat (17/6) kemarin menyatakan pihaknya akan memperpanjang Jamkesda Diva hingga pulang dari RS dan jatah Jamkesda Rp 100 juta sudah habis.
Dewi menerima uluran tangan dermawan lewat nomor rekening Bank Mandiri 157-00-0330782-5 atas nama Lilis Suryati, ibu kandungnya.
Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV
(nik/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,987 share this. -
Anggota Komisi X Ragu Kelulusan UN Hasil Kejujuran Siswa
1,045 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
690 share this. -
Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka
683 share this. -
Tabrak Polisi Saat Konvoi UN, 3 Siswi Diburu Hingga ke Kolong Ranjang
620 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 21:48 WIB
Tetangga Mengenal Bripka Jeremy Manurung Sebagai Orang Baik
-
Jumat, 24/05/2013 21:21 WIB
Sebelum Tender, Dirut BNI Syariah Temui Irjen Djoko Bahas Kredit PT CMMA
-
Jumat, 24/05/2013 21:11 WIB
Delay 7 Jam, Penumpang Air Asia Protes di Bandara Pekanbaru
-
Jumat, 24/05/2013 21:11 WIB
KPK Launching Baju Baru untuk Koruptor
-
Jumat, 24/05/2013 21:10 WIB
Ketua Majelis Hakim Kasus Bioremediasi Chevron Minta Maaf!
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
-
Jumat, 24/05/2013 20:49 WIB
Keluarga NN datangi Abdul, Ajukan Pernikahan Sebagai Jalan Damai
-
Jumat, 24/05/2013 21:08 WIB
Kenangan Terakhir Istri Bersama Bripka Jeremmy
-
Jumat, 24/05/2013 21:05 WIB
KPK Launching Baju Baru untuk Koruptor
-
Jumat, 24/05/2013 19:16 WIB
Kronologi Bunuh Diri Anggota Jatanras Polda Metro Jaya di Pulogadung
-
Jumat, 24/05/2013 21:01 WIB
Ketua Majelis Hakim Kasus Bioremediasi Chevron Minta Maaf!
-
Jumat, 24/05/2013 20:08 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI: Interpelasi Bukan Berarti Pencopotan Jokowi
-
Jumat, 24/05/2013 21:21 WIB
Sebelum Tender, Dirut BNI Syariah Temui Irjen Djoko Bahas Kredit PT CMMA
-
547 Komentar
-
365 Komentar
-
226 Komentar
-
222 Komentar
-
215 Komentar
-
205 Komentar
-
202 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 17:44 WIB
Mau Malam Minggu, Staf Korlantas Minta 'Tambah Darah' ke Sukotjo
-
Jumat, 24/05/2013 17:26 WIB
Anis Matta Orasi Berapi-api Tentang Optimisme Hadapi 'Badai' PKS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
