BBC Indonesia
Sabtu, 16/06/2012 15:19 WIB

Aksi demo petani Paraguay berakhir rusuh

BBCIndonesia.com - detikNews

Para petani tak berlahan menduduki properti di Canindeyu.

Pejabat pemerintahan Paraguay menyatakan tujuh petugas polisi dan setidaknya sembilan petani tak berlahan tewas dalam bentrokan.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan petugas mereka ditembak mati saat mencoba mengusir petani tak berlahan yang menduduki sebuah properti di timur Paraguay.

Dokter setempat mengatakan lusinan polisi dan petani lainnya mengalami luka-luka.

Pemilik properti di provinsi Canindeyu mengatakan sekitar 100 keluarga petani tak berlahan ini telah menginvasi tanah mereka sejak tiga pekan lalu.

Para petani ini mengklaim bahwa lahan tersebut diambil secara ilegal saat pemerintahan militer Jenderal Alfredo Stroessner berkuasa tahun 1954-1989.

Menurut mereka lahan tersebut kemudian dibagikan kepada para sekutu Alfredo Stroessner.

Penyergapan mendadak

Menteri Dalam Negeri Carlos Filizzola kepada wartawan menjelaskan insiden bentrokan tersebut.

Polisi masuk, mencoba untuk mengevakuasi tempat. mengusir orang keluar, dan kemudian ada tembakan ke arah polisi. Sejak saat itu, bentrokan terjadi, kata Carlos Filizzola, yang kemudian mengundurkan diri dari jabatannya akibat insiden ini.

Kepala kepolisian Paulino Rojas juga mundur pasca insiden yang menewaskan belasan orang tersebut.

Sementara seorang pejabat kepolisian, Walter Gomez mengatakan, polisi menyergap kawasan hutan.

Dia mengatakan tidak memperkirakan akan terjadi kekerasan dan menginginkan adanya negosiasi dalam proses penggusuran yang damai.

Sementara itu pemimpin petani tak berlahan Jose Rodriguez kepada radio lokal mengatakan mereka yang terbunuh adalah petani yang lugu, anggota gerakan tak berlahan, yang memutuskan untuk bertahan dan melawan.

Presiden Paraguay Fernando Lugo telah memerintahkan militer untuk mengintervensi.

"Semua kekuatan dikerahkan untuk menciptakan kembali keamanan dan ketenteraman kawasan tersebut, katanya dalam sebuah keterangan pers.

Kongres Paraguay dan Senat juga akan menggelar sidang istimewa untuk memutuskan apakah akan menyatakan kawasan tersebut dalam keadaan gawat darurat.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel