detikcom
Sabtu, 16/06/2012 09:02 WIB

Jokowi-Ahok Kebagian Jatah GBK untuk Kampanye

Muhammad Iqbal - detikNews
Jakarta - KPU DKI Jakarta telah melakukan rapat sosialisasi kampanye bersama tim pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Jumat (15/6) kemarin. Setelah pada rapat sebelumnya ada deadlock soal pasangan yang akan menggunakan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai tempat kampanye, akhirnya diputuskan Jokowi-Ahok yang memperoleh jatah itu.

"Ya setelah diundi, untuk tanggal 1 Juli yang mendapat jatah kampanye di GBK tim pasangan Jokowi-Ahok," ujar Ketua Pokja Kampanye KPU DKI, Sumarno, di kantornya, Jl Budi Kemulyaan, Sabtu, Jakarta (16/6/2012).

Kepastian itu diperoleh setelah ditentukan melalui pengocokan di depan tim sukses lainnya. Undian itu dimenangakan tim Jokowi-Ahok. Sementara tim pasangan Hidayat-Didik yang sebelumnya juga menginginkan GBK untuk kampanye akbar, akhirnya harus mengalah menggunakan tempat lainnya.

"Tim Hidayat-Didik bisa kampanye di GOR Soemantri Bojonegoro, Stadion Lebak Bulus, atau di Pulo Mas, terserah mereka," tambah Sumarno.

Berbeda dengan itu, tim sukses pasangan Faisal-Biem dan Alex-Nono yang berebut GBK pada tanggal 7 Juli, kembali menemui jalan buntu dalam rapat yang digelar kemarin. Rapat yang digelar mulai pukul 15.00 WIB itu semula ditunda hingga pukul 19.30 WIB malam. Namun hingga waktu yang ditentukan justru tidak ada satupun tim pasangan calon yang kembali hadir.

"Sebetulnya wewenang KPU kan hanya pada menentukan jadwal kampanye, soal tempat itu urusan tim pasangan calon. Hanya saja kita berbaik hati dengan merekomendasikan kepada mereka tempat yang bisa digunakan untuk rapat umum (kampanye akbar)," terang Sumarno.

Sebelumnya, KPU DKI menggelar rapat penetapan tempat kampanye akbar bagi semua pasangan calon pada Selasa, (12/6) lalu. Dalam rapat yang berlangsung hingga 2 jam itu, empat timses pasangan calon saling memperebutkan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai tempat kampanye akbar.

Namun hingga rapat usai, hanya pasangan Foke-Nara dan Hendardji-Riza yang menemukan kesepakatan. Keduanya mendapat jadwal tanggal 30 Juni, pasangan Foke-Nara mengambil lokasi di GOR Soemantri Bojonegoro, sementara pasangan Hendardji di Lapangan Pulo Mas.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(gah/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000