Sabtu, 16/06/2012 03:45 WIB
Wacana Pemerintah Tak Boleh Urus Partai Sulit Dilakukan
Pandangan ini dikemukakan oleh pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandes. Menurut Arya, bisa tidaknya wacana ini berjalan tergantung kepada kesiapan partai itu sendiri.
"Beberapa partai sudah mulai mencoba untuk mengaplikasikan wacana tersebut seperti PKS, ada Golkar. Tetapi saya melihat apakah itu akan mempengaruhi menteri atau tidak. Saya melihat kelembagaan partai kita belum cukup kuat. Sistem manajemen partai yang modern belum baik," ujar Arya saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/6/2012).
Arya melihat, partai saat ini masih mengandalkan kekuatan seorang figur untuk mendulang suara partai. "Ini menunjukkan kaderisasi, jenjang karirnya belum cukup kuat, apalagi kedekatan pemilih dengan partai tidak begitu kuat," tambahnya.
Figur-figur pendulang suara tersebut saat ini masih dianggap sebagai simbol utama partai, yang membuat wacana pemisahan tersebut sulit untuk diwujudkan. Akibatnya, efek yang terlihat adalah kinerja figur tersebut di pemerintahan dan di partai menjadi tak maksimal.
"Contohnya, beberapa menteri menjadi tidak fokus membesarkan partai dan juga tidak fokus bekerja sebagai menteri. Kalau tidak mempengaruhi kinerjanya tidak masalah, hanya yang kita lihat selama ini kan seperti itu. Ke depan, dibutuhkan medium-medium strategis supaya partai dapat berkomunikasi dengan masyarakat," papar Arya.
(gah/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,876 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
556 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
371 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 15:42 WIB
Hari ke-219 Jokowi
Jokowi Siap Muter Bagikan 1,7 Juta KJS yang Dilengkapi Chip
-
Rabu, 22/05/2013 15:32 WIB
Tabligh Akbar Digelar di LP Cipinang Untuk Cegah Perkelahian Napi
-
Rabu, 22/05/2013 15:31 WIB
Hari ke-219 Jokowi
Jokowi Berdoa: Mudah-mudahan 2 RS yang Mundur Layani KJS Cepat Sadar
-
Rabu, 22/05/2013 15:30 WIB
Pertimbangan SBY Batasi Caleg PD dari Satu Keluarga
-
Rabu, 22/05/2013 15:29 WIB
MA Resmikan 39 Gedung Pengadilan Senilai Rp 273 Miliar
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 14:36 WIB
Ahmad Zaky Muncul di Rumah Orangtuanya!
-
Rabu, 22/05/2013 13:05 WIB
6 Bisik-bisik Tetangga Ungkap Kisah Darin dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 14:05 WIB
Tukang Ojek: Dua Hari Lalu Zaky Pulang Tengah Malam Pakai Moge
-
Rabu, 22/05/2013 15:07 WIB
Tetangga Sebut Luthfi Datang ke Rumah Darin dengan Mobil Bernopol B 2 MDF
-
Rabu, 22/05/2013 13:42 WIB
Hakim Bingung Luthfi Bisa Sering Panggil Sekretaris Mentan ke DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 14:55 WIB
Ahmad Zaky Ngaku Baru Pulang dari Tipikor dan KPK
-
Rabu, 22/05/2013 14:12 WIB
Fahri Hamzah Balik ke Komisi III, Tifatul: Ini Bukan untuk Melawan KPK
-
361 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 13:05 WIB
6 Bisik-bisik Tetangga Ungkap Kisah Darin dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
