detikcom
Jumat, 15/06/2012 23:12 WIB

Bocah 9 Tahun Jadi Korban Peluru Nyasar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Muhammad Rian, bocah berusia 9 tahun menjadi korban peluru nyasar saat tengah terlelap di rumahnya, Jl Abdul Muthalib Dg Narang, Kec Tombolo, Kab Gowa, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 01.45 Wita, Jumat dini hari tadi (15/6/2012).

Bocah kelas 3 SD ini tertembak di bagian paha kirinya dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit Stella Maris, Makassar, untuk menjalani operasi pembedahan guna mengangkat proyektil. Kini Rian terbaring lemah di ruang perawatan Theresia, kamar 709, usai menjalani operasi oleh tim dokter RS Stella Maris.

Anita, ibu korban yang ditemui wartawan di RS Stella Maris menuturkan, sebelum mendapati anak sulungnya kesakitan, ia lebih dulu mendengar suara letusan dari bagian luar rumahnya. Ia meminta pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku penembakan putranya tersebut.

"Kasihan Rian anakku, karena peristiwa ini mungkin saja ia tidak bisa ikut ujian naik kelas yang rencananya hari Senin nanti, kami mau polisi segera menangkap pelakunya," tutur Anita.

Sementara itu, aparat Polres Gowa masih menyelidiki asal-muasal peluru nyasar tersebut. Hingga kini pihak Polres Gowa masih enggan memberi komentar terkait kasus yang menimpa bocah malang ini.


Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(mna/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000