detikcom
Jumat, 15/06/2012 22:05 WIB

Sindikat Penggelapan Mobil Leasing Dibekuk Polisi

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Aparat Subdit Ranmor, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap sindikat pencurian mobil. Modus operandi yang dilakukan para pelaku dengan cara menggelapkannya dari sejumlah leasing dan rental mobil.

"Pelaku melakukan kejahatan dengan modus penggelapan dari leasing, mereka mengkredit mobil dari leasing," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto kepada wartawan, Jakarta, Jumat (15/6/2012)

Polisi menangkap lima tersangka dalam kasus ini, mereka adalah DW (33), RD (34), YUS (30), Lil (44) dan AL (39) yang merupakan penadah dan pelaku pencurian. Dari para tersangka disita 15 mobil berbagai merek.

Para pelaku ditangkap saat melakukan transaksi mobil CRV di areal parkir Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (5/6). Para tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP, 372 KUHP, pasal 263 KUHP dan pasal 480 KUHP.

Rikwanto mengatakan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan mengisi aplikasi kredit mobil di beberapa leasing. Aplikasi kredit dilakukan dengan melampirkan akta kredit palsu menggunakan nama palsu.

"Setelah disetujui, dapat mobil, kemudian mobil dijual ke penadah," katanya.

Sementara itu, Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya Kompol Ari Ardian mengatakan, kasus itu terungkap setelah salah satu pelaku penadah tertangkap dengan barang bukti 1 unit mobil CRV.Next

Halaman 1 2

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close