detikcom
Kamis, 14/06/2012 21:17 WIB

Derek Liar Beraksi di Tol Jagorawi, Ancam Bunuh Korban

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Derek liar kembali tercatat melakukan aksinya di jalan tol. Kali ini mereka melakukan aksinya terhadap mobil bak terbuka bernopol Z 8470 DN di Tol Jagorawi.

"Saya sempat meneriaki maling, sehingga menarik warga perhatian sama petugas sabhara mabes polri yang melintas," kata sang supir, Asep Yusuf (30) saat ditemui wartawan di pintu keluar tol Halim, Kamis, (14/6/2012).

Aksi derek liar yang bermodus mirip pembegalan ini bermula saat Yusuf diteriaki pelaku kalau knalpot mobilnya mengeluarkan api. Yusuf pun meminggirkan mobilnya karena khawatir.

"Tiba-tiba mobil derek liar tersebut ikut berhenti salah seorang langsung membuka pintu mobil saya Ia bilang diam saja, atau kamu mau mati, sambil satu orang lagi mencabut kabel sehingga mobil tidak bisa hidup," ujarnya.

Komplotan derek liar yang berjumlah 4 orang itu pun langsung mengambil alih kendali mobil Yusuf. Satu orang duduk di jok kemudi mobil Yusuf, sementara lainnya mengaitkan derek.

Untungnya baru beberapa saat beroperasi beberapa polisi dari unit Shabara mabes Polri melihat dan langsung menghampiri mobil derek liar tersebut. Sayangnya pelaku melihat mobil petugas dan langsung melarikan diri.

"Saya lintas jalan tol, saya liat arah jakarta lagi dibawa derek liar. Saya putar arah, begitu saya lihat Halim udah kabur," ujar Kanit Shabara Baharkam Ipda Bambang yang mengejar mobil derek tersebut.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(edo/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
52%
Kontra
48%