Detik.com News
Detik.com

Kamis, 14/06/2012 09:06 WIB

UNS Tak Mau Paparkan Biaya Masuk Jalur Mandiri

Muchus Budi R. - detikNews
UNS Tak Mau Paparkan Biaya Masuk Jalur Mandiri
Solo - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tidak bersedia memberikan data harga seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) yang melalui jalur mandiri. Rektor mengatakan data harga telah tertera di web resmi UNS, namun setelah dicek data tersebut kosong. Sedangkan pihak humas universitas mangatakan biaya yang ditetapkan masih dalam pembahasan.

Ketika ditanya seputar pelaksanaan pendaftaran untuk mahasiswa baru jalur swadana, Rektor UNS, Ravik Karsidi, memaparkan pihaknya membuka pendaftaran pada tanggal 7-11 2012 Juli mendatang. Hasilnya akan diumumkan pada 14 Juli dan dilanjutkan registrasi bagi yang diterima pada 16-18 Juli lalu pemeriksaan dokumen dan tes kesehatan pada 19-20 Juli 2012.

Ketika ditanya berada biaya masing-masing jurusan yang dibuka jalur mandiri, Karsidi tidak memberikan jawaban rinci. Dia hanya mengatakan biaya paling mahal yang telah ditetapkan adalah untuk pendidikan kedokteran. Selanjutnya detikcom diminta membuka situs resmi UNS yang menurutnya telah memaparkan secara jelas dan gamblang semua biaya perkuliahan mahasiswa.

"Buka di web resmi kami saja. Semua tertera disana. Kami terbuka kok, transparan, jelas, dan gamblang. Yang jelas mulai tahun ini kami sudah akan menerapkan uang kuliah tunggal (UKT)," ujar Ravik, Rabu (13/6/2012).

Namun ketika detikcom membuka situs resmi UNS, data harga tersebut tidak diketemukan. Pada kolom biaya jalur SPBM Swadana dibiarkan kosong. Tidak ada satupun kolom pada jurusan yang dibuka jalur swadana yang terisi. Dalam kolom itu hanya diberi tanda khusus yang diberi catatan akan diinformasikan kemudian. lihat: http://www.spmb.uns.ac.id/file/2012/UKT_s1_rev.pdf

Sementara itu Humas UNS, Tundjung W Sutirto, juga tidak bisa memberikan jawaban ketika ditanya mengenai alasan biaya jalur swadana masih kosong padahal SPMB sudah dimulai. Dia bahkan memberikan jawaban singkat bahwa ketetapan biayanya belum fix. "Masih ada yang digodog dan belum fix. Masih akan dilakukan revisi," jawab Tunjung singkat kepada detikcom.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mbr/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%