detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 14/06/2012 09:06 WIB

UNS Tak Mau Paparkan Biaya Masuk Jalur Mandiri

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tidak bersedia memberikan data harga seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) yang melalui jalur mandiri. Rektor mengatakan data harga telah tertera di web resmi UNS, namun setelah dicek data tersebut kosong. Sedangkan pihak humas universitas mangatakan biaya yang ditetapkan masih dalam pembahasan.

Ketika ditanya seputar pelaksanaan pendaftaran untuk mahasiswa baru jalur swadana, Rektor UNS, Ravik Karsidi, memaparkan pihaknya membuka pendaftaran pada tanggal 7-11 2012 Juli mendatang. Hasilnya akan diumumkan pada 14 Juli dan dilanjutkan registrasi bagi yang diterima pada 16-18 Juli lalu pemeriksaan dokumen dan tes kesehatan pada 19-20 Juli 2012.

Ketika ditanya berada biaya masing-masing jurusan yang dibuka jalur mandiri, Karsidi tidak memberikan jawaban rinci. Dia hanya mengatakan biaya paling mahal yang telah ditetapkan adalah untuk pendidikan kedokteran. Selanjutnya detikcom diminta membuka situs resmi UNS yang menurutnya telah memaparkan secara jelas dan gamblang semua biaya perkuliahan mahasiswa.

"Buka di web resmi kami saja. Semua tertera disana. Kami terbuka kok, transparan, jelas, dan gamblang. Yang jelas mulai tahun ini kami sudah akan menerapkan uang kuliah tunggal (UKT)," ujar Ravik, Rabu (13/6/2012).

Namun ketika detikcom membuka situs resmi UNS, data harga tersebut tidak diketemukan. Pada kolom biaya jalur SPBM Swadana dibiarkan kosong. Tidak ada satupun kolom pada jurusan yang dibuka jalur swadana yang terisi. Dalam kolom itu hanya diberi tanda khusus yang diberi catatan akan diinformasikan kemudian. lihat: http://www.spmb.uns.ac.id/file/2012/UKT_s1_rev.pdf

Sementara itu Humas UNS, Tundjung W Sutirto, juga tidak bisa memberikan jawaban ketika ditanya mengenai alasan biaya jalur swadana masih kosong padahal SPMB sudah dimulai. Dia bahkan memberikan jawaban singkat bahwa ketetapan biayanya belum fix. "Masih ada yang digodog dan belum fix. Masih akan dilakukan revisi," jawab Tunjung singkat kepada detikcom.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mbr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close