Kamis, 14/06/2012 08:42 WIB

UI Klaim Jadi Kampus Negeri Termurah, Fakultas Kedokteran Rp 25 Juta

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Universitas Indonesia (UI) mengklaim sebagai universitas negeri termurah. Bahkan untuk fakultas kedokterannya, mereka hanya menerapkan biaya sumbangan pendidikan sebesar Rp 25 juta.

Hal ini diungkapkan oleh Martarizal, wakil ketua panitia tetap penerimaan mahasiswa baru UI. Dia memastikan, fakultas Kedokteran UI masih jadi favorit para lulusan SMA di Indonesia.

"Kalau peminat ya paling banyak kedokteran, karena daya tampungnya lebih besar," ujar Martarizal saat ditemui di gedung pendaftaran simak UI, kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/06/2012).

Menurut Martarizal, banyaknya peminat calon mahasiswa untuk daftar ke fakultas kedokteran UI karena biayanya termurah se PTN Indonesia

"Sebenarnya kedokteran UI itu yang paling murah. Untuk uang kuliahnya Rp 7,5 juta maksimal per semesternya dan uang masuk pangkalnya Rp 25 juta dan untuk semua jalur lewat SNMPTN (undangan, tertulis) dan SIMAK," ungkapnya.

Martarizal tidak menampik bahwa selama ini ada beberapa orang tua calon mahasiswa yang mencoba menyogok pihak UI agar diterima di fakultas kedokteran. Namun semua itu ditampiknya karena sistem sudah berjalan baik.

"Nah yang jadi kita agak bingung banyak orang yang pengen sanggup bayar lebih, nah itu nggak mungkin karena ketika seseorang diterima itu kan sistem bank langsung komunikasi dengan kami dan sudah ditetapkan," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%