detikcom
Rabu, 13/06/2012 18:02 WIB

Usai Diperiksa, Neneng Langsung Ditahan di Rutan KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Usai dibawa dari rumahnya, buronan KPK, Neneng Sri Wahyuni langsung menjalani pemeriksaan. Usai diperiksa, Neneng bakal langsung ditahan di Rutan KPK.

"Iya bakal langsung dibawa ke situ," bisik salah satu penegak hukum, Rabu (13/6/2012).

Sementara itu, Kepala Rutan KPK, Afiudin belum bisa dikonfirmasi perihal penahanan ini. SMS dan telepon detikcom hingga saat ini belum dibalas.

Neneng merupakan tersangka kasus PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Perempuan semampai berwajah cantik ini buron sejak 2010. Namanya juga tercantum di website Interpol.

Neneng saat ini telah berada di Gedung KPK dengan menumpang Innova silver. Dia berangkat dari rumahnya di Pejaten bersama pengacara dan petugas KPK. Neneng turun dari mobil dengan berjalan cepat, menutupi wajahnya bak ninja dengan kerudung coklat kotak-kotak. Tak lupa dia menenteng bantal warna merah.

(mok/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel