Rabu, 13/06/2012 17:45 WIB
Komisi III: Jangan Cuma Tangkap Neneng, Ambil Juga Uangnya
"Harapan saya, setelah mereka berdua (Nazaruddin dan Neneng) tertangkap, uang yang ditaruh di sana itu diambil juga," kata Gede di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012).
Gede berharap agar KPK segera mengusahakan pengembalian aset negara yang dikelola Neneng. Terlebih, Gede menjelaskan, Neneng disebut sebagai pihak yang mengelola seluruh uang di PT Permai.
"Apalagi dia ngelola seluruh uang yang ada, mudah-mudahan KPK bisa segera mengenmbalikan uang negara. Itu baru hebat," ujarnya.
Gede juga berharap proses hukum yang akan dikenakan kepada Neneng dijalankan secara profesional. Ia meminta proses hukum Neneng tidak digembar-gemborkan secara berlebihan seperti kasus Nazaruddin.
"Biar prosesnya dijalankan secara profesional dan tidak menjadi hiruk pikuk. Jangan seperti kasus Nazaruddin, substansinya kecil, hiruk pikuknya besar," imbuhnya.
Neneng merupakan tersangka kasus PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Perempuan semampai berwajah cantik ini buron sejak 2010. Namanya juga tercantum di website Interpol.
Neneng saat ini telah berada di Gedung KPK dengan menumpang Innova silver. Dia berangkat dari rumahnya di Pejaten bersama pembantu dan petugas KPK. Neneng turun dari mobil dengan berjalan cepat, menutupi wajahnya bak ninja dengan kerudung coklat kotak-kotak. Tak lupa dia menenteng bantal warna merah.Komisi III: Jangan Cuma Tangkap Neneng, Ambil Juga Uangnya
Ketua Komisi III, Gede Pasek, berharap KPK tidak berhenti hanya dengan penangkapan Neneng. Ia berharap KPK juga bisa memulangkan uang negara yang disimpan Neneng di luar negeri.
"Harapan saya, setelah mereka berdua (Nazaruddin dan Neneng) tertangkap, uang yang ditaruh di sana itu diambil juga," kata Gede di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012).
Gede berharap agar KPK segera mengusahakan pengembalian aset negara yang dikelola Neneng. Terlebih, Gede menjelaskan, Neneng disebut sebagai pihak yang mengelola seluruh uang di PT Permai.
"Apalagi dia ngelola seluruh uang yang ada, mudah-mudahan KPK bisa segera mengenmbalikan uang negara. Itu baru hebat," ujarnya.
Gede juga berharap proses hukum yang akan dikenakan kepada Neneng dijalankan secara profesional. Ia meminta proses hukum Neneng tidak digembar-gemborkan secara berlebihan seperti kasus Nazaruddin.
"Biar prosesnya dijalankan secara profesional dan tidak menjadi hiruk pikuk. Jangan seperti kasus Nazaruddin, substansinya kecil, hiruk pikuknya besar," imbuhnya.
Neneng merupakan tersangka kasus PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Perempuan semampai berwajah cantik ini buron sejak 2010. Namanya juga tercantum di website Interpol.
Neneng saat ini telah berada di Gedung KPK dengan menumpang Innova silver. Dia berangkat dari rumahnya di Pejaten bersama pembantu dan petugas KPK. Neneng turun dari mobil dengan berjalan cepat, menutupi wajahnya bak ninja dengan kerudung coklat kotak-kotak. Tak lupa dia menenteng bantal warna merah.
(van/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
855 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
848 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
739 share this. -
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
644 share this. -
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
608 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 15:09 WIB
PBB Gandeng Istri Antasari Buat Jadi Caleg
-
Sabtu, 18/05/2013 14:59 WIB
Emirates: Korban Turbulens Luka Ringan Tak Harus Dirawat di RS
-
Sabtu, 18/05/2013 14:53 WIB
Ini Dia 5 Penyakit Anggota DPR Versi Ray Rangkuti
-
Sabtu, 18/05/2013 14:42 WIB
Hewan Langka Berhasil Diselamatkan dari Rumah Warga di Tasikmalaya
-
Sabtu, 18/05/2013 14:36 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 14:42 WIB
Hewan Langka Berhasil Diselamatkan dari Rumah Warga di Tasikmalaya
-
Sabtu, 18/05/2013 15:10 WIB
Gadis Muda Akui Berkostum Obama Saat Menari Seksi di Depan Berlusconi
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
-
Sabtu, 18/05/2013 14:54 WIB
Emirates: Korban Turbulens Luka Ringan Tak Harus Dirawat di RS
-
Sabtu, 18/05/2013 15:39 WIB
Penyidik Federal AS Masih Selidiki Penyebab Tabrakan Komuter New York
-
Sabtu, 18/05/2013 12:05 WIB
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
-
Sabtu, 18/05/2013 14:29 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 12:59 WIB
Turbulensi Emirates, Penumpang: Pesawat Seperti Disedot
-
415 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,835.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 08:41 WIB
Pesawat Boeing 777 Emirates Dubai-Jakarta Alami Turbulensi, 13 Orang Cedera
-
Sabtu, 18/05/2013 07:59 WIB
Satpol PP Tertibkan PKL di Klender, Arus Lalin Tersendat
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
