detikcom
Rabu, 13/06/2012 17:42 WIB

Waketum PD: Neneng Harus Jujur Agar Persoalan PD Selesai

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Fajar/detikcom
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua menyambut baik tertangkapnya istri M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni. Max berharap Neneng berbicara jujur mengenai elite partai yang diduga terlibat perkara korupsi, sehingga semua persoalan PD selesai.

"Harapannya semakin cepat selesai persoalan itu. Mungkin dengan dia bersaksi persoalan PD semua cepat selesai," kata Max di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Menurut Max, kesaksian Neneng sangat penting. Untuk memastikan oknum PD yang disebut Nazaruddin benar terlibat sejumlah kasus atau tidak.

"Ya artinya dengan semua persoalan selesai kita bisa berjuang maksimal lagi menuju Pemilu 2014. Opini yang negatif bisa menjadi positif," harap Max.

Kini dia menuntut kejujuran Neneng. Bagaimanapun Neneng termasuk saksi kunci yang dicari KPk selama ini, untuk membongkar semuanya.

"Semua harus dibongkar. Kita harapkan dia bisa bicara sejujunya di depan KPK. PD tidak akan intervensi,"tandasnya.

Sebelumnya, KPK menyebut pihaknya telah mengamankan Neneng sejak di Bandara Soekarno-Hatta. Tersangka kasus PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini menjadi buron KPK sejak 2011.

Namun kuasa hukum Neneng, Junimart Girsang, mengatakan kliennya itu tidak ditangkap tangan, melainkan menyerahkan diri. "Jadi dia tidak ditangkap tapi pulang atas inisitif sendiri dari Malaysia," katanya.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(van/fdn)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%