Rabu, 13/06/2012 17:12 WIB
Tiba di KPK, Neneng Bawa Bantal & Berbusana Bak Ninja
Pantauan detikcom, Rabu (13/6/2012), di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Neneng melilitkan kerudung di sekujur wajahnya sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk matanya. Kerudung itu berwarna cokelat kotak-kotak bermotif seperti milik Burberry yang terkenal itu.
Dengan menenteng tas coklat Neneng langsung bergegas masuk ke dalam gedung KPK. Dia juga membawa bantal warna merah. Perempuan berperawakan tinggi langsing itu tidak berucap kata-kata. Baju terusan coklat polkadotnya tampak berkibar tak sanggup mengikuti cepatnya langkah istri Nazaruddin itu memasuki gedung KPK. Ratusan pekerja pers mengabadikannya.
Tim KPK sudah bersiaga sejak beberapa hari lalu. Neneng sudah diintai, dan sejak pagi tadi tim KPK bersiaga ekstra. Begitu Neneng menginjakkan kaki di Indonesia, Neneng langsung diawasi ketat.
Neneng diintai terus hingga sampai di rumahnya di Pejaten. Di kediamannya itu, Neneng baru ditangkap.
"Neneng ditangkap tangan," terang Wakil Ketua Busyro Muqoddas.
Neneng sudah ditetapkan tersangka kasus PLTS Kemenakertrans. Neneng buron sejak 2010 dan kabur ke sejumlah negara, termasuk Malaysia.
Namun kuasa hukum Neneng, Junimart Girsang, mengatakan kliennya itu tidak ditangkap tangan, melainkan menyerahkan diri. "Jadi dia tidak ditangkap tapi pulang atas inisitif sendiri dari Malaysia," katanya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(fjp/gah)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Rieke: BBM Naik, Upah Buruh Juga Harus Naik 30 Persen
1,464 share this. -
Polisi Amankan 30 Pendemo Anarkis di Medan
777 share this. -
Pengacara Australia Belajar Islam di Indonesia
741 share this. -
Membangkang dari Koalisi, PKS Seharusnya Malu dan Tarik Tifatul Cs
729 share this. -
PKS Tolak Kenaikan BBM, PD: SBY Mestinya Copot Tifatul Cs
714 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 18/06/2013 14:25 WIB
Kelab Malam Hingga Tempat Pijat di Jakarta akan Tutup Selama Ramadan
-
Selasa, 18/06/2013 14:23 WIB
4 Perampok Bertopeng dan Bersenpi Gasak Rp 20 Juta dari Sopir Angkot
-
Selasa, 18/06/2013 14:21 WIB
Hari ke-247 Jokowi
Jokowi: Pengurangan Jam Operasi Kelab Malam Masih Proses
-
Selasa, 18/06/2013 14:20 WIB
Dukung Kenaikan Harga BBM, Kantor LSM Pro SBY Dirusak
-
Selasa, 18/06/2013 14:19 WIB
Jadi Ketua KY, Suparman Marzuki: Semoga MA Lebih Welcome
-
Selasa, 18/06/2013 13:25 WIB
Agung Laksono 'Interogasi' Jokowi Kenapa Tolak Balsem
-
Selasa, 18/06/2013 13:30 WIB
Dahlan Iskan Bicara Soal Koper Penumpang yang Diacak-acak di Bandara
-
Selasa, 18/06/2013 12:56 WIB
Ini 5 Modus Pencurian Bagasi di Bandara yang Terkuak
-
Selasa, 18/06/2013 13:28 WIB
Kisah Awak Kabin Pesawat yang Kecolongan Barang 'Sky Shop'
-
Selasa, 18/06/2013 13:56 WIB
Jawab Tudingan Tifatul, Fahri: PKS Sudah Ambil Keputusan
-
Selasa, 18/06/2013 13:01 WIB
Siasat Haji Darip Hindari Eksekusi Mati Jepang
-
Selasa, 18/06/2013 12:31 WIB
Bila Terpaksa Masuk Bagasi Pesawat, Wrapping Tas Anda!
-
Selasa, 18/06/2013 13:12 WIB
Siapa Pewaris Tahta Mega di PDIP, Puan Atau Prananda?
-
523 Komentar
-
412 Komentar
-
365 Komentar
-
280 Komentar
-
220 Komentar
-
212 Komentar
-
206 Komentar
-
194 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 10:57 WIB
Silat Cingkrik dari Kampung Si Pitung
-
Selasa, 18/06/2013 10:56 WIB
Suara Penumpang: Penguasa Bandara, Tolong Tindak Pencoleng Tas di Bagasi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)





_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

