Rabu, 13/06/2012 16:29 WIB

NATO Sebut Intervensi Militer di Suriah Bukan Jalan yang Tepat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Canberra, - Sejumlah negara menentang adanya intervensi militer di Suriah. Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen juga menganggap bahwa intervensi militer bukan jalan yang tepat.

Dikatakan pemimpin NATO itu, saat ini tak ada rencana untuk operasi NATO. "Intervensi militer asing bukanlah jalan yang tepat di Suriah," tutur Rasmussen dalam pidatonya di depan para wartawan Australia seperti dilansir AFP, Rabu (13/6/2012).

Rasmussen pun mengecam Dewan Keamanan PBB karena gagal mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan krisis Suriah. Hal ini disebutnya sebagai "kesalahan besar" dan mengatakan bahwa Rusia seharusnya bisa berperan penting dalam memediasi perdamaian.

Rasmussen juga mengecam pasukan rezim Suriah atas aksi-aksi kekerasan yang terus menelan korban jiwa. "Saya sangat mengecam perilaku pasukan keamanan Suriah dan kekerasan terhadap penduduk sipil," cetusnya.

"Sangat mengerikan apa yang kita saksikan saat ini dan tak diragukan lagi bahwa rezim di Suriah bertanggung jawab atas pelanggaran hukum internasional," tegas Rasmussen.

"Saya menyerukan dengan keras agar kepemimpinan Suriah mengakomodasi aspirasi sah rakyat Suriah dan memperkenalkan kebebasan dan demokrasi," imbuhnya.

"Namun pastinya dan sangat jelas bahwa situasi di Suriah sangat serius, dan kami telah melihat aksi-aksi menggemparkan yang dilakukan rezim dan pasukan yang setia pada rezim dan saya mengutuk keras tindakan-tindakan ini," pungkasnya.

Menurut para aktivis, sekitar 14.100 orang telah tewas selama pergolakan menentang Presiden Bashar al-Assad yang telah berkuasa selama empat dekade.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    65%
    Kontra
    35%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel