Utusan PBB tiba di daerah bergolak Burma
Vijay Nambiar adalah penasehat khusus Sekjen PBB, Ban Ki Moon.
Utusan PBB Vijay Nambiar tiba di Burma bagian barat, daerah yang mengalami kekerasan antara warga Buddha dan warga Muslim belakangan ini.
Kedatangan Vijay Nambiar pada hari Rabu (13/06) menunjukkan bahwa masyarakat internasional semakin mengkhawatirkan situasi di belahan barat Burma.
Vijay Nambiar adalah penasehat khusus Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon.
Vijay Nambiar terbang ke ibukota negara bagian Rakhine, Burma barat dan ditemani oleh Menteri Perbatasan Burma Thein Htay.
Mereka mengunjungi kota Maungdaw yang tertelak di perbatasan dengan Bangladesh, tempat pecahnya kekesaran Jumat pekan lalu.
"Kami berada di sini untuk memantau dan menilai bagaimana kami bisa terus memberikan dukungan di Rakhine," kata Ashok Nigam, koordinator kemanusiaan yang juga turut dalam rombongan seperti dikutip kantor berita AFP.
Api padam
Sejauh ini sedikitnya 1.500 orang telah melintas ke wilayah Bangladesh sejak terjadi kekerasan sektarian di negara bagian Rakhine, Burma.Salah seorang warga, Petan Ali, adalah salah satu di antara mereka yang melarikan diri ke Bangladesh.
"Di desa kami warga etnik Rakhain membakar rumah-rumah kami. Seluruh desa. Terdapat 230 rumah di desa kami dan 130 rumah di desa tetangga," tuturnya.
Seorang pedagang dari Burma Mohammad Hossain menyatakan ingin tinggal di Bangladesh.
Aparat keamanan Burma berusaha mengendalikan kerusuhan yang menelan sejumlah korban jiwa.
"Beberapa hari lalu kami pergi ke Bangladesh untuk berdagang. Setelah tiba di Bangladesh kami tahu telah terjadi kekerasan di negara kami dan semua rumah kami habis dibakar jadi saya tinggal di sini. Saya takut kembali ke Burma," kata Hossain.
Menyusul pembunuhan terhadap pemeluk Islam, dia mengaku memutuskan untuk melarikan ke Bangladesh dengan harapan negara Muslim tersebut akan memberikan perlindungan.
Sedikitnya delapan orang tewas dalam konflik antara warga etnik Rakhine yang beragama Buddha dan orang Rohingya yang beragama Islam.
Orang Rohingnya di Burma dianggap tidak mempunyai kewarganegaraan karena pemerintah mengatakan mereka adalah pendatang gelap dari Bangladesh.
Rumah-rumah yang dilalap api baru padam ketika hujan lebat mengguyur daerah pesisir Burma barat. Sebagian warga mengaku masih ketakutan untuk tidur di malam hari.
(bbc/bbc)
-
Minggu, 19/05/2013 13:27 WIB
500 Benda Seni Dicuri Tak Ketahuan Rimbanya Pasca Sang Kolektor Mangkat
-
Minggu, 19/05/2013 13:24 WIB
Ayah Wamenlu Suriah Diculik
-
Minggu, 19/05/2013 10:37 WIB
Politisi perempuan pakistan ditembak
-
Sabtu, 18/05/2013 23:06 WIB
Perempuan Saudi taklukkan puncak Everest
-
Sabtu, 18/05/2013 18:04 WIB
Taiwan tarik penyelidik dari Filipina
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
Senin, 20/05/2013 02:18 WIB
Banjir Masih Genangi Citraland Grogol, Lalin Padat Merayap
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
-
Senin, 20/05/2013 00:27 WIB
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
-
Minggu, 19/05/2013 18:15 WIB
Ahok: Di Jakarta Ini Susah, Kami Sedikit Keras Aja Dianggap Langgar HAM
-
Minggu, 19/05/2013 06:27 WIB
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
Minggu, 19/05/2013 12:24 WIB
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
-
345 Komentar
-
232 Komentar
-
228 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
- Rp 2,833.000
- Rp .000
-
Minggu, 19/05/2013 17:26 WIB
Kala Aktivis Ikut Berebut Kursi Menuju Parlemen
-
Minggu, 19/05/2013 15:01 WIB
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Gas di Sebuah Laundry di Taman Galaxy
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

