Rabu, 13/06/2012 16:04 WIB
Mesin ATM akan beroperasi tanpa kartu
Teknologi baru yang akan memungkinkan nasabah bank menarik uang dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melalui telepon pintar telah diumumkan.Teknologi ini baru akan diaplikasikan untuk nasabah Royal Bank of Scotland (RBS) atau pengguna aplikasi perbankan seluler NatWest di Inggris kini dapat menarik dana hingga Pound 100 melalui telepon pintar mereka.
Nasabah akan diberikan kode enam angka untuk dimasukkan ke mesin ATM dan menarik uang.
Sistem serupa dikembangkan oleh operator mesin kas NCR. Pengguna harus memindai kode batang (barcode) sebelum mesin mengeluarkan uang.
Layanan ini adalah perkembangan terbaru dalam upaya menjadikan telepon pintar sebagai dompet dijital.
Sederhana dan aman
RBS mengatakan sistem baru ini akan membantu nasabah yang lupa membawa kartu bank mereka, atau ingin mengirim uang tunai pada keluarga dengan cepat.Teknologi ini juga memungkinkan nasabah meninggalkan dompet mereka di rumah dan menggantinya dengan telepon genggam saja.
"Ini benar-benar cara sederhana dan aman untuk membantu nasabah kami mendapat uang tunai dimana saja dan kapan saja mereka membutuhkannya," kata Ben Green dari RBS dan NatWest.
Saat ini nasabah dapat menggunakan kartu untuk menarik dana hingga Pound 300, sedangkan batas untuk penarikan tanpa kartu adalah Pound 100.
Kode tersembunyi
Akses aplikasi mewajibkan penggunaan kata kunci, dan kode penarikan akan disembunyikan hingga pengguna mengetuk layar. Hal ini bertujuan untuk mencegah pencuri mengintip layar dan mencuri kodenya.Sistem ini adalah lanjutan dari layanan RBS yang memungkinkan nasabah yang kehilangan kartu mereka untuk menarik dana darurat dari mesin ATM.
Bank juga mengumumkan sistem bagi nasabah yang ingin menyumbang melalui ATM.
Dalam perkembangan terpisah, NCR mengumumkan mereka membuat piranti lunak sehingga nasabah dapat memindai barcode di telepon pintar mereka di mesin ATM untuk menarik dana sesuai perintah di telepon pintar.
(bbc/bbc)
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 11:22 WIB
Serangan guncang Afghanistan jelang dialog AS-Taliban
-
Rabu, 19/06/2013 09:16 WIB
Aplikasi foto diri untuk kucing
-
Selasa, 18/06/2013 22:30 WIB
Rencana perundingan langsung AS-Taliban
-
Selasa, 18/06/2013 21:15 WIB
Gugatan penyadapan telepon diajukan di AS
-
Selasa, 18/06/2013 20:26 WIB
Anak cenderung membaca buku di internet
-
Rabu, 19/06/2013 15:35 WIB
Kabut Asap di Singapura Terburuk dalam 16 Tahun, Warga dan Turis Marah
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 15:25 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 15:57 WIB
Blusukan Cek Masalah, Jokowi Berani Diadu dengan Para Kadis
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 16:06 WIB
Iberamsjah: Jokowi Lebih Pantas Jadi Penerus Tahta Mega
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
431 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
230 Komentar
-
210 Komentar
-
204 Komentar
-
199 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 14:12 WIB
Didesak Cepat Hilangkan Banjir dan Macet, Jokowi: Apa Saya Tukang Sulap?
-
Rabu, 19/06/2013 14:09 WIB
Dapat Kiriman Asap dari Sumatera, Singapura Kritik Indonesia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.
