Rabu, 13/06/2012 15:50 WIB
Serangan Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 9 Militan Al-Qaeda di Yaman
Ilustrasi (Reuters)
"Sebuah pesawat tak berawak AS menyerang sebuah rumah yang menjadi lokasi pertemuan militan Al-Qaeda dan juga mengenai sebuah mobil yang ada di dekatnya," ujar seorang sumber dari kelompok etnis Yaman yang enggan disebut namanya, kepada AFP, Rabu (13/6/2012).
Serangan militer AS ini terjadi di wilayah kota Azzan, Provinsi Shabwa pada Rabu pagi waktu setempat. Serangan ini menimbulkan ledakan dan menewaskan orang-orang yang ada di dalam rumah tersebut.
"Sembilan orang tewas akibat ledakan," imbuhnya. Jumlah korban tewas ini dibenarkan oleh seorang petugas medis setempat.
Diyakini bahwa ratusan militan Al-Qaeda telah melarikan diri ke wilayah Azzan setelah dua markas Al-Qaeda di wilayah Jaar dan Zinjibar yang terletak di Provinsi Abyan, digeberek oleh militer Yaman pada Selasa (12/6) waktu setempat.
Warga setempat mengakui puluhan orang melarikan diri ke wilayah lain ketika serangan AS terjadi. "Ledakannya sangat kuat.. mengguncang seisi kota," tutur salah seorang warga Azzan yang enggan disebut namanya.
Otoritas setempat meyakini bahwa banyak militan Al-Qaeda yang bersembunyi di sejumlah wilayah Yaman. Salah satunya di Shuqra yang kini telah diduduki oleh para militan bersenjata. Pertempuran para militan dengan tentara Yaman pecah di sejumlah wilayah yang diyakini menjadi persembunyian pimpinan Al-Qaeda.
"Al-Qaeda masih bertahan dan pertempuran terus berlangsung di sejumlah wilayah," ucapnya kepada AFP, sembari menambahkan bahwa militer Yaman berusaha mengepung militan dari tiga arah sekaligus.
Perebutan kembali kota Zijibar dan Jaar oleh tentara Yaman menjadi kemenangan penting usai pertempuran berbulan-bulan dengan para militan Al-Qaeda di Semenanjung Peninsula (AQAP). Sebab, sebelumnya kelompok AQAP menguasai seluruh wilayah Abyan, dengan memiliki kendali penuh di Zinjibar, Jaar, Shuqra dan sejumlah desa lainnya.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 17:51 WIB
Pasca Pembunuhan Tentara Inggris, 2 Pria Ditahan Atas Serangan ke Masjid
-
Kamis, 23/05/2013 17:14 WIB
Warga Heran Polisi Baru Tiba 20 Menit Setelah Pembunuhan Tentara Inggris
-
Kamis, 23/05/2013 16:38 WIB
Media Inggris Soal Pembunuhan: 'Darah di Tangannya, Kebencian di Matanya'
-
Kamis, 23/05/2013 15:53 WIB
Laporan dari London
Ratusan Polisi Disebar Pasca Pembunuhan Sadis Tentara Inggris
-
Kamis, 23/05/2013 15:07 WIB
Hebat! Kakek 80 Tahun Cetak Rekor Sebagai Pendaki Tertua Gunung Everest
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Kamis, 23/05/2013 12:17 WIB
Ahmad Zaki Cek Kabar Istrinya Terima Rp 1,025 M dari Fathanah
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
197 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
125 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:04 WIB
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
