detikcom
Rabu, 13/06/2012 14:31 WIB

Astaga! 2 Gadis Ditangkap karena Paksa ABG Jadi Pelacur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ottawa, - Astaga! Dua remaja putri berumur 15 tahun ditangkap di Ottawa, Kanada atas kasus penyelundupan manusia. Kedua gadis itu dituduh memaksa gadis-gadis muda menjadi pelacur.

Kepolisian Kanada juga masih memburu seorang gadis lainnya atas dugaan keikutsertaan dalam kejahatan tersebut.

"Ini mengejutkan," kata juru bicara kepolisian Ottawa, John McGetrick mengenai kasus mucikari yang melibatkan gadis-gadis tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/6/2012).

Kepolisian Ottawa menyatakan, mereka telah menemukan tiga ABG yang menjadi korban aksi kejahatan kedua ABG tersebut. Ketiga korban berumur 13 tahun hingga 17 tahun. Ketiga korban dibujuk untuk ikut dengan tersangka ke sebuah rumah di kawasan kelas menengah atas di Ottawa, lalu diculik dan diberikan kepada klien-klien mereka yang merupakan pria-pria dewasa.

Kedua pelaku yang masih berumur 15 tahun itu, dijerat dengan dakwaan berlapis termasuk penyelundupan manusia, perampokan, pemaksaan, pengurungan paksa, penyerangan seksual, penyerangan, pengancaman dan penculikan.

Berdasarkan aturan hukum Kanada, nama-nama kedua gadis tersangka itu tak bisa disebutkan. Polisi pun terus melancarkan operasi untuk memburu tersangka ketiga yang merupakan seorang gadis berusia 17 tahun.



(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel