detikcom
Rabu, 13/06/2012 11:21 WIB

Hendarman Supandji Jadi Kepala BPN, Chatib Basri Duduki Kepala BKPM

Luhur Hertanto - detikNews
Bogor - Selain mengangkat Nafsiah Mboi sebagai menteri kesehatan dan Rudi Rubiandini sebagai wakil menteri ESDM, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga memilih kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kepala Badan Pertanahan Nasional. Kedua pejabat terakhir yang dipilih ada Chatib Basri dan Hendarman Supandji.

"Untuk Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal saya percayakan kepada profesor Chatib Basri," kata Presiden SBY di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/6/2012).

"Untuk posisi kepala BPN, saya mempercayakan kepada saudara Hendarman Supandji SH," sambung SBY.

Menurut SBY, posisi Kepala BKPM saat ini penting untuk dicari penggantinya. Selama ini, jabatan tersebut dirangkap oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Sementara untuk kepala BPN, Hendarman dinilai orang yang paling tepat untuk menduduki posisi tersebut. Meski dia sudah tak lagi berstatus PNS, SBY masih bisa mengangkat mantan jaksa agung tersebut.

"Mereka akan dilantik besok," ujar SBY.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close