detikcom

Rabu, 13/06/2012 11:21 WIB

Hendarman Supandji Jadi Kepala BPN, Chatib Basri Duduki Kepala BKPM

Luhur Hertanto - detikNews
Bogor - Selain mengangkat Nafsiah Mboi sebagai menteri kesehatan dan Rudi Rubiandini sebagai wakil menteri ESDM, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga memilih kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kepala Badan Pertanahan Nasional. Kedua pejabat terakhir yang dipilih ada Chatib Basri dan Hendarman Supandji.

"Untuk Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal saya percayakan kepada profesor Chatib Basri," kata Presiden SBY di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/6/2012).

"Untuk posisi kepala BPN, saya mempercayakan kepada saudara Hendarman Supandji SH," sambung SBY.

Menurut SBY, posisi Kepala BKPM saat ini penting untuk dicari penggantinya. Selama ini, jabatan tersebut dirangkap oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Sementara untuk kepala BPN, Hendarman dinilai orang yang paling tepat untuk menduduki posisi tersebut. Meski dia sudah tak lagi berstatus PNS, SBY masih bisa mengangkat mantan jaksa agung tersebut.

"Mereka akan dilantik besok," ujar SBY.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/vta)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%