detikcom
Rabu, 13/06/2012 11:22 WIB

Wajahnya Dimakan Pria Bugil, Gelandangan AS Mulai Pulih Tapi Bakal Buta

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ronald Poppo - sebelum kejadian (news.com.au)
Miami, - Pria gelandangan yang menjadi korban kanibalisme di Miami, Amerika Serikat (AS), telah sadarkan diri pasca kritis di rumah sakit. Terlihat kondisi dua pertiga wajah pria ini ditutupi oleh bekas luka dan terkelupas.

Seperti dilansir oleh news.com.au dan AFP, Rabu (13/6/2012), pria bernama Ronald Poppo ini sudah mulai pulih dan sudah bisa berjalan di lorong rumah sakit dengan dipapah oleh dua perawat. Dalam foto yang dirilis oleh rumah sakit, terlihat dua pertiga bagian atas wajah Poppo terkelupas.

Serangan pria kanibal pada 26 Mei lalu membuat Poppo kehilangan hidungnya. Sedangkan kedua matanya terlihat tertutup, di mana mata sebelah kiri tertutup oleh perban dan mata sebalah kanan tertutup oleh lapisan kulit yang nampaknya sengaja diimplan saat operasi.

Dokter yang menangani Poppo menuturkan, kondisi fisik pria berusia 65 tahun ini memang membaik, namun ada kemungkinan dia akan buta permanen. Sebabnya, Poppo kehilangan mata kirinya dalam serangan kanibal tersebut dan mata kanannya rusak.

"Dia kehilangan mata kirinya dalam serangan tersebut dan mata kanannya dalam kondisi rusak parah, dan kemungkinan dia akan buta," tutur Kepala Divisi Trauma Jackson Memorial Hospital, Nicholas Namias dalam konferensi pers di Miami.

Selain itu, tambah Namias, Poppo juga menderita cedera otak akibat serangan tersebut, serta terdapat 2 luka tusukan misterius di bagian dadanya. Saat ini, Poppo masih menjalani fase pemulihan di rumah sakit.

Sejak 26 Mei lalu, Poppo yang dinyatakan kritis, menjalani perawatan di Jackson Memorial Hospital, Miami, atas luka parah yang dideritanya. Pria tua ini menjadi korban kanibalisme dari seorang pria bernama Rudy Eugene. Saat kejadian, polisi memergoki Eugene yang telanjang bulat, sedang mengunyah bagian wajah seorang pria yang terbaring di sebelahnya. Pria tersebut diketahui sebagai seorang gelandangan yang bernama Ronald Poppo.

Polisi tersebut kemudian menodongkan senjatanya ke arah Eugene untuk memberikan peringatan kepadanya agar menjauh dari korban. Namun peringatan polisi tak digubris Eugene, yang menurut seorang saksi mata, sedang berdiri sembari mengunyah potongan daging di mulutnya. Untuk menghentikan aksi Eugene, sang polisi terpaksa melepaskan tembakan beberapa kali. Tembakan tersebut menewaskan Eugene di lokasi kejadian.


(nvc/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel