Rabu, 13/06/2012 09:44 WIB
Kapal Imigran Haiti Tenggelam di Bahama, 11 Orang Tewas
Ilustrasi (AFP)
Seperti dilansir oleh AFP, Rabu (13/6/2012), saat kejadian, kapal yang mengangkut total 28 penumpang ini tengah bertolak dari Haiti menuju Amerika Serikat (AS). Namun tiba-tiba mesin kapal mengalami masalah. Kapal berukuran 7,5 meter ini pun mulai tenggelam ketika mencapai perairan Bahama sebelah utara pada Minggu (10/6) waktu setempat.
"Hingga pukul 19.20 waktu setempat, upaya pencarian masih terus dilakukan. Hingga saat ini kami pastikan ada 11 korban tewas, 12 orang masih hilang dan 5 orang berhasil selamat," ujar juru bicara Kepolisian Bahama, Loretta Mackey.
Terdapat sejumlah anak-anak di antara korban tewas, namun Mackey tidak menyebutkan jumlahnya. Hingga kini, upaya pencarian korban masih terus berlangsung.
"Kami tidak tahu pasti kapal ini berangkat dari Haiti, para korban selamat memberitahu kami bahwa kapal mulai tenggelam pada Minggu, sekitar 3 atau 4 jam jauhnya dari Pulau Abaco, Bahama sebelah utara," jelas Mackey.
"Para imigran ini tengah dalam perjalanan ke Florida ketika mesin mereka tiba-tiba mati, tapi kami belum mengetahui detail kejadian ini. Para korban selamat saat ini dalam penahanan Kepolisian Bahama untuk dimintai keterangan," imbuhnya.
Diketahui bahwa para imigran dari negara-negara miskin di wilayah perairan Karibia, seperti Haiti dan Kuba, sering berusaha menyeberang ke wilayah Florida untuk mendapat suaka dan kehidupan yang lebih baik. Namun seringkali, kapal yang mereka gunakan ditumpangi oleh terlalu banyak imigran hingga melebih kapasitas. Akibatnya, kecelakaan semacam ini terkadang tak terhindarkan. Saat ini, Haiti sendiri tergolong sebagai negara termiskin di kawasan Amerika.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
0 share this. -
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
0 share this. -
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 16:59 WIB
Korut Kirimkan Utusan Khusus Kim Jong-Un ke China
-
Rabu, 22/05/2013 16:32 WIB
Ahmadinejad Kecam Pencoretan Sekutu Dekatnya dari Daftar Capres Iran
-
Rabu, 22/05/2013 15:39 WIB
Mantan Presiden Rafsanjani Dilarang Mencalonkan Diri dalam Pilpres Iran
-
Rabu, 22/05/2013 14:26 WIB
PM Suriah Sebut Kemenangan Melawan Pemberontak Sudah Dekat
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Kritis
-
Kamis, 23/05/2013 02:58 WIB
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Kamis, 23/05/2013 00:11 WIB
Caleg di Sultra Tewas Usai Rebutan Nomor Urut, PAN Serahkan ke Polisi
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
537 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:48 WIB
Pasca Tornado, Menlu RI Ingatkan WNI di Oklahoma Tetap Waspada
-
Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
