detikcom
Rabu, 13/06/2012 07:19 WIB

Api di Pabrik Minyak Kelapa Berhasil Dipadamkan

Rivki - detikNews
Jakarta - Setelah 4 jam berkobar, api yang membara di pabrik minyak kelapa, Jalan Bekasi Raya, Jakarta Utara, berhasil dipadamkan. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

"Berhasil kita padamkan pukul 06.45 WIB," kata Kasie Ops Sudin Damkar Jakarta Utara, Nurdin Silalahi, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (13/6/2012).

Petugas menggunakan cairan foam (busa) untuk memadamkan api di pabrik minyak kelapa itu. Diduga penyebab kebakaran hebat itu akibat hubungan arus pendek.

"Karena sulit dipadamkan kita pakai cairan khusus untuk memadamkan api itu. Untuk sementara dugaannya korsleting," paparnya.

Arus lalu lintas di depan pabrik agak tersendat karena 1 lajur dipakai untuk parkir mobil pemadam.

"Lalu lintas sudah mulai ramai, sedikit tersendat karena kita gunakan 1 jalur buat parkir," ungkapnya.


Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di pabrik minyak kelapa pada pukul 02.35 WIB. 34 Mobil DPK dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar di pabrik tersebut.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rvk/rmd)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%