Rabu, 13/06/2012 06:43 WIB
Panwaslu Imbau Pemilih Pilkada DKI Jangan Lakukan Jual Beli Suara
Ketua Panwaslu Ramdhansyah mengimbau warga DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih untuk tidak mengikuti ajakan timses calon tertentu yang akan membeli suaranya.
"Kita akan lakukan imbauan supaya jangan ada jual beli suara dengan modus apapun, baik menggunakan foto ataupun tanda," jelas Ramdhansyah ketika dihubungi detikcom, Rabu (13/6/2012).
Ramdhan mengatakan praktik jual beli suara kerap terjadi dalam pilkada. Salah satu modus yang sering dilakukan adalah dengan menandai kertas suara yang dicoblos, lalu setelah keluar dari bilik suara, sobekan kertas suara yang tersebut diberikan kepada oknum tertentu dan ditukar dengan sejumlah uang.
Penggunaan handphone sebagai media jual beli suara, menurut dia, juga menjadi salah satu modus yang harus diwaspadai. Modusnya, pemilih memfoto kertas suara yang telah dicoblos. Setelah itu, foto tersebut diberikan oleh pemilih kepada oknum timses calon tertentu untuk ditukarkan dengan uang.
Karena itu, dia mengatakan pengawasan di lokasi TPS sangat diperlukan. Kalau perlu, kata dia, setiap parpol menempatkan 3 saksi di setiap TPS agar jual beli suara dapat dicegah.
"Solusinya dengan imbauan jangan jual beli suara dengan cara apapun. Itu nanti akan diperkuat ke timses dan KPPS. Kalau terbukti ada timses calon tertentu melakukan politik uang, bisa membatalkan calon bersangkutan," tuturnya.
Ramdhansyah juga mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi masyarakat di 44 kecamatan agar menghindari politik uang beserta ancaman pidananya.
"Tinggal modus-modus politik uang yang belum kita sosialisasikan. Nanti akan menyusul," pungkas Ramdhansyah.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(rmd/rvk)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
578 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
562 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
524 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
487 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
310 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 19/06/2013 12:05 WIB
Penerus Mega di PDIP
Rumor Seputar Alasan Prananda 'Soekarno Kecil' Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 11:43 WIB
Mahfudz Bantah Pernyataan Tifatul Soal Evaluasi Internal PKS
-
Rabu, 19/06/2013 11:42 WIB
Pasca Napi Tusuk Sipir, Petugas Geledah Lapas Salemba Blok B
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
-
Rabu, 19/06/2013 11:32 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Prananda Si 'Soekarno Kecil' Memilih Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 10:00 WIB
Keji! Ibu dan Anak Dijadikan Budak Selama 2 Tahun di Amerika
-
Rabu, 19/06/2013 11:03 WIB
Sipir Salemba Ditusuk Napi Gara-gara Ludah
-
Rabu, 19/06/2013 10:57 WIB
Tifatul Tantang Evaluasi Internal, Fahri: APBN-P Sudah Jadi Bos!
-
Rabu, 19/06/2013 11:19 WIB
Jokowi Ditanya Nyapres: Yang Bisikin Saya Banyak
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
-
Rabu, 19/06/2013 11:02 WIB
Mengerikan! 9 Siswa di Nigeria Ditembak Mati Saat Ujian
-
427 Komentar
-
358 Komentar
-
291 Komentar
-
258 Komentar
-
228 Komentar
-
209 Komentar
-
197 Komentar
-
196 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 08:24 WIB
Kebakaran Lahan, Pekanbaru Pagi Ini Diselimuti Asap
-
Rabu, 19/06/2013 08:22 WIB
Kalah di Parlemen, PDIP Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Hari Ini
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

