detikcom
Rabu, 13/06/2012 06:06 WIB

Wa Ode Nurhayati Hadapi Sidang Perdana di PN Tipikor Hari Ini

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Tersangka kasus suap dana penyesuaian infrastruktur daerah, Wa Ode Nurhayati akan menjalani sidang perdana di pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, hari ini. Kuasa hukum Wa Ode Nurhayati, Wa Ode Nurzaenab mengatakan sidang perdana ini memang ditunggu-tunggu kliennya.

"Ini memang yang ditunggu-ditunggu. Untuk membuktikan kalau Wa Ode tidak melakukan seperti apa yang disebutkan dalam dakwaan," ujar Wa Ode Nurzaenab kepada detikcom, Selasa (12/6/2012).

Nurzaenab mengatakan kliennya telah siap menghadapi sidang perdananya yang akan dimulai pukul sekitar pukul 10.00 WIB. Dia berharap persidangan tersebut dapat berlangsung fair hingga agenda putusan akhir.

"Insya Allah kita siap, karena ketika dijadikan sebagai tersangka, perkara tidak bisa distop. Ini sarana untuk membuktikan apa yang dinyatakan Wa Ode ternyata benar. Harapannya perjalanan persidangan bisa fair, bebas dari tekanan, dan kami yakin insya Allah majelis hakim dapat bersikap independen," imbuhnya.

KPK menetapkan Wa Ode sebagai tersangka TPPU di samping tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID). Wa Ode juga dijerat Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pasal 5 Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. Sementara menurut Wa Ode, uang Rp 10 miliar yang ditemukan KPK tersebut tidak terkait pencucian uang melainkan deposito pribadi.

Sebelumnya, KPK telah membekukan harta Wa Ode Nurhayati senilai Rp 10 miliar yang tersimpan dalam rekeningnya. Uang tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Wa Ode.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rmd/rmd)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%