detikcom
Selasa, 12/06/2012 21:58 WIB

Ahmad Mubarok: Tak Akan Ada Kejutan dari Pertemuan di Cikeas Malam Ini

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Malam ini, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan seluruh jajaran DPP PD dan ketua-ketua DPD PD se-Indonesia di Cikeas, Jawa Barat. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan partai, termasuk yang tengah menimpa Ketua Umum Anas Urbaningrum.

Meskipun demikian, anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok mengatakan tidak akan ada kejutan dalam pertemuan tersebut.

"Tidak akan ada kejutan. Ini pertemuan biasa saja," ujar Ahmad Mubarok kepada detikcom, Selasa (12/6/2012).

Ahmad mengatakan pertemuan tersebut lebih kepada konsolidasi internal partai dalam menyikapi berbagai masalah bangsa dalam perspektif partai. Karena itu menurutnya, kasus yang tengah dialami Anas tidak akan menjadi fokus pembahasan.

"Saya kira SBY itu sosok yang taat azas, etika, hukum, dan organisasi. Beliau tidak akan menyentuh masalah Ketum. Ini hanya pendekatan ibarat seorang ayah kepada anak-anaknya. Jadi kalau Pak SBY hadir, konflik pasti mereda," tutur Ahmad.

Seluruh ketua DPD dari 33 provinsi diundang ke Cikeas berkumpul malam ini di kediaman SBY, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Jajaran pengurus DPP PD juga ikut hadir. Setelah pertemuan malam ini, akan dilanjutkan dengan pertemuan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat yang akan digelar di Hotel Sahid besok, Rabu 13 Juni malam.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(rmd/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000