Selasa, 12/06/2012 18:59 WIB
25 Nyawa Melayang dalam Kekerasan Sektarian di Myanmar
"Sekitar 25 orang tewas dalam kekerasan tersebut," ujar seorang pejabat senior pemerintahan Myanmar yang enggan disebut namanya, seperti dilansir AFP, Selasa (12/6/2012).
Namun sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut soal bagaimana mereka bisa tewas maupun identitas mereka. Sedangkan sebanyak 41 orang lainnya dilaporkan luka-luka akibat kekerasan yang berlangsung selama 5 hari tersebut.
Konflik sektarian antar warga yang berbeda keyakinan tersebut, terjadi di wilayah Rakhine, sejak Jumat (8/6) lalu. Konflik ini merupakan aksi saling balas dendam antara warga penganut Islam dan warga penganut Buddha. Diawali oleh dugaan pembunuhan dan pemerkosaan warga setempat yang dilakukan oleh 3 warga muslim. Sebagai balasan, warga penganut Buddha pun menghabisi nyawa 10 warga muslim di wilayah yang mayoritas dihuni umat Buddha tersebut.
Pada Minggu, 10 Juni lalu, pemerintah Myanmar mengumumkan status keadaan darurat di Rakhine untuk mengatasi kekerasan sektarian tersebut.
Sementara Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengevakuasi para staf dari kantornya yang ada di Myanmar barat. Sebanyak 44 pekerja PBB dan keluarganya mulai meninggalkan wilayah konflik Maungdaw di negara bagian Rakhine, yang berbatasan dengan Bangladesh. Langkah ini bersifat sementara dan dilakukan karena ketidakamanan dan gangguan.
Sebagian besar dari mereka akan diterbangkan ke Yangon, ibukota Myanmar. Para pekerja organisasi-organisasi non-pemerintah juga telah dibantu untuk meninggalkan wilayah konflik tersebut.
Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Gempa 5,2 SR Terjadi di Pacitan
1,564 share this. -
27 Juta Warga Jateng Hari Ini Tentukan Gubernur Baru
755 share this. -
Fathanah, Royal ke Perempuan Tapi Bermasalah dengan Utang
652 share this. -
Pasangan Ganjar-Heru Menang di TPS Cawagub Heru Sudjatmoko
546 share this. -
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
535 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 26/05/2013 05:01 WIB
Prajurit Perancis Ditikam Saat Berpatroli
-
Minggu, 26/05/2013 04:31 WIB
Polisi Inggris Tangkap 3 Orang Terkait Pembunuhan Sadis Tentara
-
Minggu, 26/05/2013 02:00 WIB
2 Kereta Tabrakan di Missouri AS, Jalan Layang Ambruk
-
Sabtu, 25/05/2013 17:23 WIB
Bom Bunuh Diri di Rusia Lukai 11 Orang, Pelakunya Perempuan
-
Sabtu, 25/05/2013 16:59 WIB
Pembunuh Tentara Inggris Pernah Diminta Bekerja Untuk Intelijen MI5
-
Minggu, 26/05/2013 15:15 WIB
Ini Penampakan Saputra Saat Peragakan Aksi Tak Senonohnya ke Ibu Muda
-
Minggu, 26/05/2013 15:46 WIB
Aksi Yoga Tabrakkan Diri ke Kereta Jadi Perbincangan di Media Sosial
-
Minggu, 26/05/2013 14:35 WIB
Bernilai Miliaran Rupiah, Ini Harta Milik Anak Bung Hatta yang Dicuri
-
Minggu, 26/05/2013 16:09 WIB
Status Terakhir Yoga Sebelum Tabrakkan Diri ke Kereta Api
-
Minggu, 26/05/2013 15:51 WIB
Jago Kalah Tipis, PDIP Gugat Hasil Pilgub Bali ke MK
-
Minggu, 26/05/2013 16:11 WIB
Ganjar Menang, Siapa Cagub Pilihan Rustriningsih?
-
Minggu, 26/05/2013 15:20 WIB
Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Bantul, Yoga Tewas Seketika
-
Minggu, 26/05/2013 16:01 WIB
Gagal di Pilgub Jateng, Gerindra Ucapkan Selamat ke Ganjar-Heru
-
546 Komentar
-
266 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
193 Komentar
-
157 Komentar
-
138 Komentar
-
131 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Minggu, 26/05/2013 13:14 WIB
Masuk Dalam DPT, Jokowi Tak Nyoblos di Pilgub Jateng
-
Minggu, 26/05/2013 12:09 WIB
Fathanah, Royal ke Perempuan Tapi Bermasalah dengan Utang
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
