detikcom
Selasa, 12/06/2012 05:07 WIB

Tipu Ribuan Nasabah, Kantor PT GRJ di Depok Disegel Polisi

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Depok, - Buntut dari laporan nasabahnya, PT Gemilang Reksa Jaya (GRJ) yang beralamat di Grand Depok City (GDC) Blok B/5-6 Komplek Kota Kembang, Kota Depok, Jawa Barat disegel polisi. Tindakan Polresta Depok ini menyusul datangnya laporan beberapa nasabah GRJ karena diduga kuat sudah menipu 10.600 orang yang menginvestasikan uang mereka kepada perusahaan yang mengaku bergerak di bidang peternakan, restoran, dan properti ini.

“Ya, masih disidik, nanti saya berikan keterangan bila sudah didapat hasilnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Polisi Febriansyah kepada detikcom.

Dari pantauan detikcom di lokasi, Senin (11/6/2012) malam, GRJ yang berkantor di toko bertingkat dua di Pertokoaan GDC tersebut tampak sepi. Pintu kantor tertutup rapat.

Tampak pita garis kepolisian pertanda lokasi dalam pengamanan terlingkar di teras toko. Di dinding kaca toko pun tertempel pengumuman yang memberitahukan kepada nasabah bahwa ada keterlambatan pembayaran keuntungan karena alasan kendala pencairan dana dari perbankan.

Pun, tampaknya GRJ juga belum membayar sewa tempat, sebab, di dinding kaca juga tertempel teguran dari pengelola gedung yang menyatakan pemakaian toko per 17 Juni 2012 nanti masa penyewaan sudah berakhir.

Menurut Muhammad Ibnu Salim, seorang upline atau sponsor yang merekrut ratusan nasabah. Untuk per orang nasabah menginvestasikan uang beragam satuan juta rupiah hingga puluhan juta rupiah. Dalam hitungan 100 hari maka setoran pangkal pun dijanjikan akan kembali.

“Saya dengan istri, anak, dan ibu saya, menginvestasikan 50 juta,” ujar Ibnu Salim kepada detikcom di Mapolreta Depok Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Senin (11/6/2012).

Ribuan pelanggar tersebut tertipu karena tergiur tawaran keuntungan bunga mencapai 120 persen dengan perhitungan 10 persen per bulan.

Menurut Ibu Salim yang awalnya semangat mencarikan downline, GRJ ini pun sudah mengembangkan sayapnya ke hampir seluruh Indonesia, seperti, Sulawesi Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, Jambi, Jawa Barat, Sumatera Utara.



Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(mpr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000