detikcom
Senin, 11/06/2012 23:21 WIB

APK Pendidikan di Jabar Lebih Rendah Dibanding Jatim dan Jateng

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh terkejut melihat angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di Jawa Barat rendah bila dibandingkan dengan Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Keterkejutan itu terlihat dari grafik yang dipampang Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), di Gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Senin (11/9/2012).

Terlihat dari grafik tersebut terlihat APK Jatim memiliki angka tertinggi yaitu sebanyak 72 persen, disusul Jateng sebanyak 64 persen, dan Jabar 59 persen.

"Jomplang betul, ya. Padahal banyak lulusan dari Jawa Barat, ya. Tolong beritahu pak Gubernur soal ini," kata Nuh.

"Berikan saya bahan untuk analisa kenapa sampai angka di Jabar lebih rendah dari Jawa Tengah, padahal populasinya lebih banyak dari Jateng dan Jatim," imbuh Nuh.

sebelumnya, Panitia SNMPTN, Ahkmaloka mengungkapkan ada peningkatan kuota kursi bagi pendaftar yang ingin masuk ke perguruan tinggi negeri untuk 2012 sebesar 120 ribu kursi.

"Jumlah ini meningkat dari kuota tahun sebelumnya yang mencapai 118.233 kursi di tahun sebelumnya," kata Akhmaloka, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jl Sudirman, Senin (11/6/2012).

Kenaikan tersebut disebabkan beberapa perguruan tinggi negeri membuka program studi baru.

Dia juga menyebutkan, pemerintah juga telah menetapkan biaya SNMPTN untuk ujian tulis tahun ini sebesar Rp 150.000 untuk peserta kelompok IPS atau IPA. Sementara untuk jalur kelompok IPC biaya ditetapkan sebesar Rp 175 ribu.

Angka Partisipasi Kasar (APK) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) dengan penduduk kelompok usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan APK ini digunakan untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ahy/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000