Senin, 11/06/2012 23:13 WIB
Ditinggal Mandi, Uang Rp 10 Juta dan Perhiasan Raib
Rumah yang menjadi sasaran adalah milik Imradona (32) yang terletak di Jalan Nusa Indah Nomor 29, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes M. Nurochman membenarkan kembali terjadi kasus pencurian di wilayah kerjanya. "Pencuri masuk ke dalam rumah yang didalamnya ada penghuni. Namun, penghuni baru sadar jika uang dan perhiasannya hilang setelah melihat kamar yang berantakan," kata dia ketika dihubungi detikcom.
Menurutnya, pada saat kejadian, didalam rumah tersebut ada Imradona bersama kakaknya, Melda. Melda sedang mandi di dalam kamar. Uang dan perhiasan yang dicuri ini berada di dalam kamar Melda. "Uang yang diambil Rp10 juta. Untuk perhiasan belum diketahui secara pasti berapa gram,"ujar Nurochman.
Melda baru sadar ada pencuri masuk, ketika keluar kamar mandi dan melihat pakain dan lemarinya berantakan. Penghuni rumah pun langsung berteriak maling. Namun, si pencuri sudah pergi dan tidak ada saksi yang melihat. "Pelaku belum tertangkap. Kita masih terus menyelidiki pelakunya," kata dia.
Nurochman memperkirakan, pelaku pencurian kali ini adalah orang baru yang amatiran. Pelaku masuk rumah karena merasa ada peluang untuk mencuri dan mengambil barang yang ada di dalamnya. "Pencuri masuk tanpa merusak pintu rumah. Pelaku ini masuk karena memang punya peluang dan kesempatan," kata dia.
(mpr/mpr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
919 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
856 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
741 share this. -
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
654 share this. -
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
608 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 17:23 WIB
Ini Alasan MA Kalahkan IKEA Melawan IKEMA di Perebutan Merek
-
Sabtu, 18/05/2013 16:49 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:43 WIB
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
-
Sabtu, 18/05/2013 16:43 WIB
Mentan: Pertemuan di Medan Tak Bahas Kuota Impor Daging
-
Sabtu, 18/05/2013 16:31 WIB
Bujangan Usia 50 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakannya
-
Sabtu, 18/05/2013 16:45 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:35 WIB
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
-
Sabtu, 18/05/2013 17:14 WIB
Ini Alasan MA Kalahkan IKEA Melawan IKEMA di Perebutan Merek
-
Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector
-
Sabtu, 18/05/2013 16:26 WIB
Bujangan Usia 50 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakannya
-
Sabtu, 18/05/2013 17:15 WIB
Korut Kembali Luncurkan 3 Rudal Jarak Pendek
-
Sabtu, 18/05/2013 17:34 WIB
Lakukan Penodaan Alquran di Pakistan, Pria Asal China Diamankan Polisi
-
Sabtu, 18/05/2013 15:10 WIB
Gadis Muda Akui Berkostum Obama Saat Menari Seksi di Depan Berlusconi
-
417 Komentar
-
232 Komentar
-
224 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 09:28 WIB
Pesan di Balik Eksekusi Mati 3 Pembunuh Sadis Jurit Cs
-
Sabtu, 18/05/2013 09:06 WIB
Tolak Eksekusi Tanah, Warga Tutup Jalan I Gusti Ngurah Rai
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
