Senin, 11/06/2012 17:35 WIB

Dinas Kesehatan DKI Temukan 2 Bocah Penderita Gizi Buruk di Jakut

Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan dua bocah penderita gizi buruk di Jakarta Utara. Saat ini dua bocah tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kemarin kita dapati ada 2 bocah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dien Emmawati di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Dien mengatakan 2 orang anak tersebut bukanlah menderita gizi buruk murni. Dia menjelaskan minimnya asupan gizi dalam tubuh dua bocah tersebut disebabkan penyakit di kepala yang mereka derita.

"Ini bukan gizi buruk murni. Satu orang mengalami penyempitan cairan di kepala yang tidak turun ke bawah tubuhnya, dan satu lagi ada kelainan di kepala juga. Mekanismenya, kalu dia punya penyakit, mau diasupkan gizi bagaimanapun itu tidak akan bisa diserap dengan maksimal," jelas Dien.

Kepala Seksi Bidang Gizi Dinas Kesehatan Pemprov DKI, Mirna, menambahkan 2 bocah yang dirawat tersebut adalah HA dan F.

"HA usia 42 bulan. Mengalami penyakit gangguan tumbuh kembang. Sekarang rawat jalan di klinik tumbuh kembang RSCM. Kemudian F usia 14 bulan menderita penyakit hidrosevalus, dan sekarang sedang dirawat di RSUD Tarakan," jelasnya.

Informasi yang diperoleh, kondisi orangtua kedua anak tersebut berasal dari kalangan keluarga miskin. Mendapati hal itu, Dien mengatakan saat ini 2 anak warga Penjaringan, Jakarta Utara tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Sekarang anak tersebut sudah kita rawat. Yang satu di Rumah Sakit Tarakan dan satu lagi di rumah sakit Budi Mulia. Ini kita berikan secara gratis. Kita usahakan untuk menyembuhkan penyakitnya dulu," pungkas Dien.

(ray/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel