detikcom
Senin, 11/06/2012 10:48 WIB

Pramono Anung: Wamen Masuk Kabinet, Gemuk dan Pemborosan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung meminta Presiden SBY tak memperkuat posisi Wamen dengan memasukkannya ke kabinet. Karena kabinet menjadi sangat gendut dan pemborosan anggaran.

"Kewenangan untuk Keppres Wamen ada sepenuhnya kepada presiden. Dalam konteks itu presiden tidak boleh ragu-ragu. Presiden bisa mengajukan apakah itu Keppres, ataukah mengajukan revisi UU Kementerian Negara ke DPR. Kalau memang cukup dengan Perpres ya silakan," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Namun di Perpres harusnya presiden mengatur wamen tidak masuk kabinet. Sehingga tidak mendapatkan hak-hak yang diperoleh menteri.

"Disitu yang harus dibedakan. Wamen itu apakah di kabinet atau bukan itu yang belum ada kejelasan. Kalau Wamen masuk kabinet, jumlah kabinet kita 56 orang dan itu sangat gemuk. Itu harus ada ketegasan, karena kemudian yang ini pemborosan dan bertentangan dengan pidato presiden," kata Pramono.

Dia berharap Presiden SBY menegaskan kembali yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni sebelum melantik menteri, Presiden harus menjelaskan jika Wamen tidak masuk kabinet.

"Kita tunggu Perpresnya, karena ini bisa menjadi kontraproduktif dengan penjelasan yang dulu," tandasnya.



Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(van/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close