Senin, 11/06/2012 10:40 WIB

Bandar Lampung Disebut Kota Terkotor, Tokoh Adat Demo KLH

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Predikat kota terkotor membuat tokoh adat dan pegawai pemerintahan kota Bandar Lampung kesal. Mereka kemudian menggelar demonstrasi di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dengan mengenakan pakaian adat.

Pantuan detikcom, Senin (11/6/2012), para demonstran datang menggunakan 6 bus pariwisata ke kantor KLH yang terletak di Jl Letjen Panjaitan, Kebon Nanas, Jakarta Timur, pukul 10.00 WIB.

Sekitar 100 demonstran ini kemudian turun dari bus dan berkerumun di dapan gerbang KLH. Sebagian demonstran mengenakan pakaian beskap hitam dan juga topi adat berwarna merah. Sebagian lainnya mengenakan baju pegawai kelurahan berwarna
hijau.

Majelis Penyimpang Adat Lampung Kota Bandar Lampung Zaepul Hayat Karim meminta
KLH meminta maaf secara tertulis mengenai pernyataan Lampung kota terjorok. Dia meminta KLH datang sendiri dan melihat kondisi kota Bandar Lampung yang sesungguhnya.

"Kita terhina mengenai pernyataan dari KLH yang mengatakan kota Bandar Lampung kota terjorok Indonesia," katanya.

Zaepul mengatakan, warga Bandar Lampung tidak menerima pernyataan tersebut. "Kita tidak terima dan meminta KLH merevisi," katanya.

Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan Kota Bandar Lampung sebagai salah satu kota terkotor pada peringatan hari Lingkungan Hidup 5 Juni lalu. Selain Bandar Lampung, Bekasi juga dinilai sebagai kota metropolitan terkotor.

Bandar Lampung kalah bersaing dengan kota dan kabupaten lain di Provinsi Lampung untuk mendapatkan penilaian sebagai kota terbersih. Di Lampung, ada tiga daerah yang mendapat Adipura, yakni Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Tulangbawang.

Kota Bandar Lampung terakhir kali mendapatkan Piala Adipura pada tahun 2009. Setelah itu, ibukota Provinsi Lampung ini tidak pernah lagi mendapatkan predikat sebagai kota terbersih.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%