detikcom
Senin, 11/06/2012 09:06 WIB

Rp 6 Triliun Menguap di Langit Biru

Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Puluhan orang masih bergerombol di depan kantor Koperasi Langit Biru (KLB) di Perum Bukit Cikasungka, blok ADF 13, nomor 2,3,4,5, Desa Cikasungka, Solear, Tangerang. Wajah mereka terlihat masam.

Mereka membuat kelompok-kelompok kecil, saling berbincang tentang nasib yang mereka alami. Sesekali mereka melihat bangunan koperasi yang sudah rusak diamuk massa.

Mereka adalah para nasabah KLB yang datang dari sejumlah daerah. Mereka sengaja datang ke desa yang berjarak 43 kilometer dari kota Tangerang itu untuk mencari kepastian soal nasib uang investasi mereka di KLB. Aktivitas mereka terus mendapat pengawasan dari sejumlah polisi yang berjaga di lokasi.

Sejak sepekan lalu memang banyak nasabah yang marah karena KLB sudah dua bulan tidak memberi bonus investasi seperti biasanya. Apalagi pemilik koperasi, Jaya Komara menghilang. Mereka tak hanya meresahkan bonus tapi juga uang investasi yang tidak jelas juntrungannya.

***

Tulisan lengkap Geger Ustad Rp 6 Triliun bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 28, 11 Juni 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus Koperasi Langit Biru dengan tema ‘Geger Ustad Rp 6 Triliun’, juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional membahas ‘Posisi Wamen Jadi Bancakan’, Internasional ‘Demi Berlanjutnya Revolusi’, rubrik gaya hidup ‘Terhipnotis Dansa di Mal’, berita komik ‘Aksi Heroik Hansip’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Snow White and the Huntsman, WKWKWK ‘Panjat Tower Agar Tak Cerai’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download www.majalahdetik.com Selamat menikmati!


(iy/iy)

Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel