Detik.com News
Detik.com

Senin, 11/06/2012 07:51 WIB

Diduga Pesta Sabu, Wakil Bupati Luwu Ditangkap Polisi Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jakarta - Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak digerebek Satuan Narkoba Polrestabes Makassar bersama 6 orang rekannya, di kompleks Villa Mutiara, Makassar, Sabtu pukul 21.00 Wita (9/6/2012). Ketujuh orang ini diduga kuat baru saja berpesta sabu.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Chevy Ahmad yang ditemui detikcom di Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, senin (11/6/2012), menyebutkan ketujuh tersangka pengguna, termasuk Syukur kini diperiksa secara intensif di Polrestabes Makassar.

"Berdasarkan informasi masyarakat, tim kami melakukan penangkapan pada seorang public figure bersama 6 orang lainnya, dengan barang bukti alat isap sabu dan sachet kosong, apakah mereka terlibat atau tidak kami menunggu hasil Laboratorium," ujar Chevy.

Chevy menambahkan, pihaknya tidak akan mempeti-eskan kasus penangkapan Wakil Bupati Luwu yang juga Ketua DPD II Demokrat Luwu dan rekan-rekannya ini, jika memang hasil pemeriksaan urine dan darah ketujuh tersangka membuktikan ketujuhnya terbukti menggunakan sabu.

Hingga kini ketujuh tersangka masih diambil keterangannya, dalam kurun waktu 3x24 jam di ruang Satnarkoba Polrestabes Makassar. Berdasarkan informasi orang dalam kepolisian, kelompok Syukur Bijak ini memang dikategorikan target operasi (TO) yang sudah lama diincar polisi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
98%
Kontra
2%