detikcom
Senin, 11/06/2012 05:05 WIB

Cerita Fuad Bawazier Soal Om Liem di Universitas Bangkalan

Ramdhan Muhaimin - detikNews
forbes
Jakarta - Salah seorang pengusaha terkaya Indonesia, Liem Sioe Liong (Sudono Salim) atau yang akrab dipanggil Om Liem meninggal dunia. Kabar tersebut mengejutkan politisi Partai Hanura yang pernah menjadi Menteri Keuangan era Orde baru, Fuad Bawazier.

Sebagai politisi yang pernah berada di lingkungan pemerintahan Orde Baru, Fuad mengaku mempunyai kesan tersendiri terhadap sosok Om Liem yang dikenal sebagai salah seorang pengusaha di lingkaran Presiden Soeharto.

Fuad pertama kali mengenal Om Liem ketika dirinya ditunjuk menjadi Direktur Pembinaan BUMN Direktorat Jenderal Moneter Departemen Keuangan RI pada kabinet presiden Soeharto tahun 1990.

"Pemerintah saat itu punya saham sekitar 28 persen di PT Indocement, dan saya adalah direktur pembinaan BUMN tahun 1990. Karena itu, ketika itu saya suka RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) bareng dengan beliau. Posisi saya mewakili pemerintah. Di situ lah saya kenal pertama kali dengan beliau," tutur Fuad saat berbincang dengan detikcom, Minggu (10/6/2012).

Menurutnya, Om Liem dikenal sebagai sosok yang sederhana, disiplin, mudah bergaul, dan terlihat betul sebagai seorang yang bekerja dan berfikir keras serta serius.

Selain itu, Fuad juga mengenal sosok Om Liem sebagai salah seorang sponsor Universitas Bangkalan, Madura, yang kini telah berubah menjadi Universitas Negeri Trunojoyo. Hal itu diketahuinya ketika suatu ketika sekitar tahun 1990-an dirinya diundang universitas tersebut.

Dalam perjalanan menuju Madura dari Surabaya, Fuad sempat bertemu dan berbincang dengan Om Liem di kapal yang mereka tumpangi.

"Untuk ke Bangkalan itu kan mesti menyeberang kapal dari Surabaya. Ternyata di kapal itu ada Om Liem. Terus saya tanya,Om Liem mau ke mana. Ternyata beliau juga dapat undangan yang sama. Saya bilang, apa hubungannya Bangkalan dengan Om Liem," tanya Fuad.

"Saya itu jadi sponsor utama Universitas Bangkalan. Mumpung ada orang yang mau membangun, saya kan cuma nyumbang duit aja," tutur Fuad menirukan jawaban Om Liem.

"Oo, ternyata saya baru tahu juga kalau Om Liem mensponsori universitas," ungkapnya.

Saat merayakan ulang tahun yang ke-90 pada tahun 2005 di Hotel Shangri-La Singapura, 2000 orang diundang hadir pada acara tersebut. Undangan yang hadir juga banyak dari kalangan pejabat dan mantan pejabat Indonesia. Fuad Bawazier termasuk yang hadir dalam acara tersebut.

Om Liem tutup usia pada usia 97 tahun. Om Liem meninggal di Raffles Hospital Singapura pada Minggu (10/6) sekitar 15.00 WIB. Pria bernama lahir Liem Sioe Liong ini lahir di Tiongkok, 10 September 1915. Anthony Salim yang merupakan anak dari Sudono beserta menantunya Franciscus Welirang kini meneruskan seluruh usaha yang dirintisnya.





Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rmd/fjp)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
MustRead close