Detik.com News
Detik.com
Minggu, 10/06/2012 16:34 WIB

Karnaval HUT DKI Jakarta Meriahkan Jl Thamrin, Lalu Lintas Ditutup

Septia - detikNews
Karnaval HUT DKI Jakarta Meriahkan Jl Thamrin, Lalu Lintas Ditutup
Jakarta - Karnaval menyambut hari ulang tahun (HUT) DKI Jakarta mulai bergerak dari kantor Pemprov DKI Jakarta. Peserta karnaval kurang lebih 300-an orang ini berjalan kaki mengelilingi Jl Thamrin, Jakarta Pusat.

Karnaval mulai jalan dari Pemprov DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (10/6/2012), pukul 16.00 WIB. Peserta karnaval diawali dengan berjalan kaki.

Mulai dari marching band dari Mandiri Club, peserta yang memakai baju adat Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua, Bali dan lainnya. Dari Jl Medan Merdeka Selatan, peserta karnaval belok kiri ke Jl Thamrin. Karena banyaknya peserta, Jl Thamrin ditutup sementara. Baik jalan arteri mau pun jalur TransJakarta.

Seluruh lajur Jl Thamrin dipakai oleh peserta karnaval. Masyarakat yang menonton karnaval ini juga menutupi Jl Thamrin. Warga yang menonton tampak antusias dengan berfoto-foto dengan peserta karnaval.

Seorang warga dari Depok, Nurhayati bahkan rela jauh-jauh datang ke Jl Thamrin untuk melihat karnaval gratis ini. Nurhayati datang bersama anak, adik, dan keponakannya.

"Saya tahunya dari TV. Ini ponakan saya pengen lihat. Katanya ada Jakarta karnaval," ujarnya.

Sama dengan Nurhayati, warga Bekasi, Rusli mengaku membawa keluarganya untuk menonton karnaval HUT DKI Jakarta ini. Rusli diberitahukan oleh anaknya kalau akan ada karnaval di Jakarta.

"Mau menyenangkan anak-anak makanya saya bawa ke sini," jelasnya.

Hingga pukul 16.30 WIB, karnaval masih berlangsung. Jl Thamrin arah Kota untuk putar balik para peserta karnaval sudah disiapkan. Pengendara lalu lintas yang berjalan menuju Kota hanya bisa memakai dua lajur Jl Thamrin.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gus/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%