Sabtu, 09/06/2012 19:16 WIB
Wamen Jadi Jabatan Politis, Kabinet Hasil Pilpres 2014 Kian Rentan Politik Balas Budi
"Makanya presiden mendatang harus mampu menghadapi tawar menawar akomodasi politik dalam kabinet. Kalau pos wamen juga hasil tawar menawar politik, seketika dia akan kehilangan legitimasi dan ditinggalkan publik," ujar Buharnudin Muhtadi kepada detikcom, Sabtu (9/6/2012).
Pengamat politik dari LSI ini membenarkan bahwa setelah posisi wakil menteri menjadi jabatan politis, proses pengadaan dan rekrutmennya akan menjadi sama dengan menteri. Pengadaan pos wamen di kementerian bisa saja diada-adakan demi mengakomodir keinginan partai politik menempatkan kadernya di dalam kabinet atau sebagai 'balas budi' bagi anggota tim sukses.
Memang benar bahwa penyusunan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif presiden terpilih. Secara normatif, selaku presiden yang dipilih langsung oleh mayoritas rakyat memiliki posisi tawar yang lebih tinggi terharap partai-partai politik anggota koalisi yang mengusungnya.
"Maka seharusnya presiden punya wibawa untuk tidak mau didikte partai politik. Tapi itu kan hanya di atas kertas," sambungnya.
Lebih lanjut Burhanudin berharap, meski wakil menteri merupakan jabatan politik namun proses rekrutmennya tetap mengadopsi yang berlaku selama ini. Bahwa keperluan mengangkat wakil menteri berdasarkan pada kebutuhan beban tugas kementerian bersangkutan dan pejabatnya memiliki kapabilitas teknis yang sesuai untuk menangai pekerjaan tersebut.
"Dan yang paling penting bukan representasi dari parpol sehingga loyalitas penuh kepada pemerintahan. Kalau menteri dari parpol kan meski punya kapasitas dan integritas, tapi loyalitasnya ganda," sambungnya.
(lh/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Kamis, 23/05/2013 23:15 WIB
Elsya dan Orangtuanya Kaget Saat Diperiksa KPK Terkait Kasus Fathanah
-
Kamis, 23/05/2013 23:14 WIB
Ada Perbaikan Jalan & Truk Mogok, Kawasan Parung Bingung Macet Parah
-
Kamis, 23/05/2013 23:05 WIB
Eks Sekda Bandung Dicecar KPK Soal Dana Saweran untuk Suap Hakim
-
Kamis, 23/05/2013 22:59 WIB
Nonton Sang Kyai, Boediono: Kekuasaan Timbulkan Kesombongan
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Kamis, 23/05/2013 12:17 WIB
Ahmad Zaki Cek Kabar Istrinya Terima Rp 1,025 M dari Fathanah
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
197 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
125 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:04 WIB
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
