detikcom
Sabtu, 09/06/2012 18:11 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Kampung Ambon kembali digerebek oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat. Ini merupakan penggrebekan keenam dalam tahun 2012 ini.

"Ya, saat ini masih berlangsung," ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Gembong, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/6/2012).

Namun Gembong masih belum bisa memastikan berapa orang yang dijadikan tersangka, serta jumlah barang bukti yang disita.

"Masih didata dulu," jawabnya singkat.

Kampung Ambon telah dikenal sebagai sarang jual beli narkoba. Secara berkala, tempat ini digerebek polisi. Meski tak jarang juga polisi tak menghasilkan temuan berharga karena diduga informasi penggerebekan sudah bocor lebih dulu.

Banyak pihak sudah mengusulkan agar Kampung Ambon direlokasi. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pemprov DKI.

(trq/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel