detikcom
Sabtu, 09/06/2012 18:11 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Kampung Ambon kembali digerebek oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat. Ini merupakan penggrebekan keenam dalam tahun 2012 ini.

"Ya, saat ini masih berlangsung," ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Gembong, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/6/2012).

Namun Gembong masih belum bisa memastikan berapa orang yang dijadikan tersangka, serta jumlah barang bukti yang disita.

"Masih didata dulu," jawabnya singkat.

Kampung Ambon telah dikenal sebagai sarang jual beli narkoba. Secara berkala, tempat ini digerebek polisi. Meski tak jarang juga polisi tak menghasilkan temuan berharga karena diduga informasi penggerebekan sudah bocor lebih dulu.

Banyak pihak sudah mengusulkan agar Kampung Ambon direlokasi. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pemprov DKI.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%