Sabtu, 09/06/2012 08:16 WIB

SBY Beri 3 Kabar Gembira Untuk Rakyat Ambon

Rachmadin Ismail - detikNews
Foto: detikcom
Ambon, - Kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Ambon, Maluku, bukan hanya sekadar seremonial belaka. SBY juga memberi tiga kabar gembira bagi rakyat di Timur Indonesia tersebut. Apa saja?

Kabar gembira ini disampaikan SBY saat berpidato di acara peresmian monumen pahlawan Johanis Leimena, Ambon, Maluku, Sabtu (9/6/2012). Hadir dalam acara ini, para menteri KIB II, wakil ketua MPR Melanie Leimena, dan sejumlah pejabat setempat.

"Saya akan menyampaikan kabar gembira untuk saudara-saudara semua," kata SBY yang tampil dengan pakaian safari tersebut.

Kabar pertama, SBY berencana memberikan sisa anggaran lebih (SAL) tahun 2011 khusus untuk lima provinsi di Indonesia timur. Salah satunya, tentu saja Maluku.

"Ada sisa Rp 26 triliun, tapi menurut UUD sebagian atau 20 persen untuk pendidikan. Sisanya saya telah menetapkan 5 provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan NTT," jelas SBY yang langsung disambut tepuk tangan ratusan warga Ambon.

Menurut SBY, anggaran sisa itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Misalnya, proyek untuk Dinas Pekerjaan Umum saja, akan diberikan dana hingga Rp 800 miliar.

Kabar gembira kedua, saat ini sedang dilakukan proyek gas alam di Laut Masela, perairan di Maluku. Bila proyek ini mulai berjalan pada 2017 nanti, diharapkan ada kucuran dana segar baru untuk Maluku.

"Insya Allah 2017 sudah bisa menghasilkan gas. Nantinya 2017 ke depan dihargakan Rp 400 triliun. Untuk Maluku, ada participating interest 10 persen dari itu. Ada dana Rp 40 triliun untuk membangun Maluku yang kita cintai," tutur SBY.

Kabar ketiga, SBY berjanji akan memfasilitasi keinginan kalangan pendidikan di Ambon untuk membuat fakultas Kedokteran di Universitas Pattimura. Mendikbud M Nuh yang juga hadir dalam acara diminta segera memproses keinginan tersebut.

"Kalau sudah mememnuhi syarat, segera dikukuhkan sekaligus supaya ada generasi penerus dari pahlawan Johanis Leimena," pesan SBY yang lagi-lagi disambut tepuk tangan hadirin.

(mad/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel