detikcom
Sabtu, 09/06/2012 02:48 WIB

4 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Cicalengka

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Bus berpenumpang penuh rute Bandung-Tasikmalaya terguling di daerah perbatasan Nagreg dan Nagrog, Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. Hingga saat ini dikabarkan 4 orang meninggal dalam kecelakaan ini.

Diketahui sudah ada 4 orang korban jiwa yang berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke RSUD Cicalengka. Sementara untuk korban selamat dan luka-luka belum bisa dipastikan

"Ada 4 orang yang meninggal, segera dibawa petugas ke RSUD Cicalengka. Untuk yang luka-luka belum diketahui," ujar Aiptu Winarto, petugas jaga Polsek Cicalengka, Jawa Barat, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/6/2012).

Winarto mengatakan, bus yang terguling tersebut bernama Gapura Ning Rahayu berwarna hijau dan putih. Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung. Tim medis juga disiagakan di lokasi kejadian.

"Nama busnya Gapura Ning Rahayu. Petugas saat ini masih di lokasi," ucapnya.

Sementara itu, akibat proses evakuasi ini, arus lalu lintas Bandung-Tasikmalaya mengalami kemacetan parah. Informasi yang dihimpun detikcom, kemacetan terjadi mulai dari jalan raya Nagreg hingga Bypas Bandung yang di dominasi oleh kendaraan pribadi dan kendaraan berat.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%