BBC Indonesia
Jumat, 08/06/2012 22:34 WIB

Jejak pembantaian di desa Suriah

BBCIndonesia.com - detikNews
Kota Homs

Tayangan yang didapat Jumat (08/06) menunjukkan kota Homs digempur.

Bekas percikan darah dan bau tubuh yang terbakar terasa begitu memasuki desa di Qubair, Suriah, tempat satu pembantaian, menurut laporan wartawan BBC.

Wartawan BBC, yang mengikuti pengawas PBB ke desa itu, menemukan gedung yang hancur dan terbakar, dan tidak ada tanda-tanda kehidupan di desa kecil dekat kota Hama itu.

Kekerasan masih terus berlanjut di Suriah dan sejumlah laporan menyebutkan kota Homs tengah digempur.

Di tempat lain di Suriah, televisi resmi melaporkan adanya dua serangan bom mobil.

Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-moon -yang sebelumnya mengecam pembantaian itu- memperingatkan bahaya perang saudara.

Utusan internasional untuk Suriah, Kofi Annan, mengatakan rancangan perdamaian enam poin yang ia ajukan tidak terlaksana.

Hambatan menuju Qubair

Korban dalam serangan di Qubair disebutkan mencapai 78 orang sementara media pemerintah mengatakan sembilan orang.

Pihak oposisi menuding milisi yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad yang melakukan penyerangan sementara pemerintah menuduh "teroris" yang menewaskan warga sipil itu.

Para aktivis mengatakan pasukan pemerintah memindahkan jenazah para korban pada saat rombongan pengawas PBB berupaya menuju desa itu.

Pengawas PBB mengalami sejumlah hambatan saat berupaya masuk ke desa itu Kamis (07/06).

Para pengawas akhirnya sampai di Qubair hari Jumat (08/06), dan wartawan BBC Paul Danahar ikut bersama rombongan.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000