Detik.com News
Detik.com

Jumat, 08/06/2012 11:27 WIB

Ajudan Saddam Hussein Dihukum Gantung Atas Genosida

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ajudan Saddam Hussein Dihukum Gantung Atas Genosida Saddam Hussein & Mahmud (Daily Mail)
Baghdad, - Bekas kepala pengawal mendiang mantan presiden Irak, Saddam Hussein, dieksekusi mati atas kasus genosida. Abid Hamid Mahmud dihukum gantung setelah dinyatakan bersalah atas kasus genosida pada 2 tahun lalu.

Seperti dilansir oleh Daily Mail, Jumat (8/6/2012), eksekusi mati terhadap Mahmud dilakukan oleh otoritas Irak pada Kamis (7/6) waktu setempat. Selama ini, Mahmud merupakan orang keempat yang paling diburu saat invasi ke Irak pada tahun 2003 silam, setelah Saddam Husein dan kedua anak laki-lakinya.

Mahmud yang merupakan tangan kanan Saddam ini, ditahan sejak tahun 2003 dan akhirnya divonis bersalah atas serangkaian pembunuhan brutal terhadap pemimpin kaum Syiah sepanjang tahun 1980-an. Pada Oktober 2010 lalu, Mahmud divonis mati oleh pengadilan Irak.

"Kementerian Kehakiman menerapkan vonis mati bagi yang terlibat tindak pidana tersebut," jelas salah seorang juru bicara pemerintahan Irak.

Semasa rezim Saddam Husen, Mahmud dikenal sebagai salah satu orang paling berkuasa dalam pemerintahan Irak. Saddam sangat jarang terlihat tanpa Mahmud di sisinya. Kedua pria ini berasal dari desa yang sama, yakni Aujah, yang terletak di pinggiran Tikrit, Baghdad sebelah utara.

Dokumen intelijen Inggris bahkan menyebutkan, Mahmud merupakan orang yang bertanggung jawab atas keamanan pribadi Saddam. Dalam dokumen juga disebutkan, sebagian besar orang menganggap Mahmud sebagai orang nomor dua di Irak yang sebenarnya.

Pada saat penangkapan Saddam disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi pada 7 Arpil 2003 silam, Mahmud terlihat di sampingnya. Saddam sendiri telah dihukum gantung pada 39 Desember 2006 lalu, setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan sejumlah besar pemimpin kaum Syiah dalam perang dengan Iran pada tahun 1980-1988 silam.

Selain Mahmud, terdapat mantan Wakil Perdana Menteri Tareq Aziz dan mantan Menteri Dalam Negeri Saddun Shaker yang juga divonis mati dalam kasus yang sama. Keduanya kini tengah menunggu pelaksanaan eksekusi mati.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Kamis, 21/05/2015 16:55 WIB
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan radikal dalam pemberantasan illegal fishing. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan berusaha mendongkel Susi dari posisi menteri. Ada yang menawarkan Rp 5 triliun agar Susi mundur.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%