Detik.com News
Detik.com

Jumat, 08/06/2012 09:51 WIB

Terminal Pulogebang Pengganti Pulogadung Beroperasi Akhir Juni

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Jakarta akan mempunyai terminal bus baru untuk menggantikan terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Terminal baru ini terletak di kawasan Pulogebang, tak jauh dari kantor Walikota Jakarta Timur.

"Untuk soft launching akan dilaksanakan akhir Juni, bulan ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Jumat (8/6/2012).

Pristono mengatakan, saat peluncuran itu, bus TransJ Koridor XI (Kampung Melayu-Pulogebang) akan masuk ke dalam terminal ini. Sebelumnya bus TransJ yang melayani rute itu haya sampai di depan kantor Walikota Jakarta Timur.

"Sedangkan untuk operasional penuh kita harapkan bisa dilakukan Desember mendatang," katanya.

Pristono mengatakan, selain sebagai terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan juga terminal bus TransJ, terminal Pulogebang juga akan dilengkapi dengan fasilitas park and ride. Sehingga warga Jakarta yang hendak menaiki bus TransJ bisa memarkir mobilnya kemudian menaiki bus yang memiliki lajur khusus ini.

"Fasilitas itu juga sudah kita siapkan," katanya.

Sementara itu, terminal Pulogadung akan dijadikan tempat parkir bus TransJ dan juga taman.

Terminal ini akan memiliki empat lantai. Lantai satu sebagai area akses penumpang menuju koridor bus. Selain itu di lantai ini juga akan ada tempat parkir taksi dan mobil pribadi. Lantai dua, area kedatangan angkutan umum dalam kota dan bus AKAP. Lantai tiga akan ada food court dan lantai 4 untuk kantor Dinas Perhubungan DKI.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%