Kamis, 07/06/2012 18:58 WIB

2 Orang Ditembak di Madina, Polisi: Pelaku Pakai 'Locot', Masih Diburu

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Medan - Dua orang warga Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) ditembak dengan menggunakan senapan angin. Polisi tengah mengembangkan penyelidikan untuk menemukan pelaku.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Madina, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe menyatakan, senjata yang dipergunakan pelaku merupakan senapan angin rakitan. Di Madina, senapan angin rakitan itu istilah lokalnya 'locot'.

"Bukan senjata api. Itu senapan angin rakitan, kita masih menyelidiki," kata Ahmad Fauzi Dalimunthe kepada wartawan yang menghubungi dari Medan, Kamis (7/6/2012).

Penembakan itu terjadi pada Rabu (6/6/2012) sore di Panyabungan Timur, Kabupaten Madina. Bermula ketika kedua korban Anto dan Ridwan, warga Desa Rangkap, Panyabungan Timur, sedang melintas menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba keduanya ditembak dengan senapan angin rakitan itu.

"Mereka terluka, tapi tidak kritis," sambung Dalimunthe.

Kasus ini tengah ditangani Polsek Panyabungan. Kapolsek E Zalukhu menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung. Sejauh ini keterangan kedua korban sudah diminta untuk penyelidikan terkait motif penembakan dengan senapan angin itu.

(rul/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close