detikcom
Kamis, 07/06/2012 09:21 WIB

Andi Mallarangeng: Kapan Saja Bisa Diberhentikan dan Harus Siap

Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Andi Mallarangeng kembali jadi sorotan setelah proyek Hambalang senilai Rp 1 triliun lebih ambles. Karier Andi pun digoyang.

Kolega Andi di Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta Andi mengundurkan diri. Anggota dewan menyindir prestasi olahraga terpuruk karena Andi lebih sering harus diperiksa KPK daripada memajukan olahraga.

Bagaimana tanggapan Andi soal tuntutan mundur itu? Apa tanggapannya soal amblesnya Hambalang? Berikut pernyataan Andi dalam wawancara denganmajalah detik Kamis, 31 Mei 2012 dan jumpa pers di kantor Kemenpora pada Rabu, 30 Mei 2012.

Bagaimana penjelasan Anda mengenai amblesnyaHambalang?

Iya (memang ambles). Pada bulan Maret, ketika saya meninjau Hambalang, ada longsor di tempat tertentu yang dilaporkan karena hujan sangat deras. Kalau tidak salah yang terkena adalah bangunan untuk genset dan bulu tangkis.

Apa tindakan mengatasi amblesnya Hambalang ini?

Saya sudah meminta agar kontraktor dan konsultan teknis untuk segera mengevaluasi dan mencari solusi sesuai dengan struktur tanah agar kejadian ini tidak terulang. Untuk sementara pembangunan dihentikan pada lokasi yang terdampak, sampai evaluasi selesai dan ada solusi yang tepat. Yang penting safety, fungsi dan user friendly harus diutamakan. Sementara itusemua bangunan dalam kawasan Hambalang diasuransikan.

***

Tulisan lengkap Ambles Bersama Hambalang bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 27, 4 Juni 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus proyek Hambalang dengan tema ‘Ambles Bersama Hambalang’, juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional membahas Aksi suporter the Jak dan the Viking ‘Kaus Biru Pengantar Maut’, Internasional ‘Setelah Houla, Siapa Bisa Tahan’, rubrik gaya hidup ‘Kontroversi Berkurangnya Sperma’, berita komik ‘Polisi Perampas Motor’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Soegija’, WKWKWK ‘Tipuan Maut Si Cantik’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.


Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download www.majalahdetik.com Selamat menikmati!


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(iy/iy)

Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close